Aturan Tenaga Kerja Asing Akan Diperbarui

Harta Menteri Sofyan Djalil Rp 52,8 M
Pemerintah akan mengubah beberapa aturan terkait tenaga kerja asing. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan, salah satu aturan yang akan diubah yaitu soal tenaga kerja asal Jepang yang bisa bekerja di Indonesia hanya lulusan strata 1 (S1). Sedangkan di Jepang, tidak ada tradisi bahwa pekerja yang terampil adalah lulusan S1.
“Misalnya komplain tentang tenaga kerja asing yang datang kemari harus S1. Tetapi di Jepang tidak ada tradisi S1. Di sana yang penting D2, D3 kemudian bekerja sekian lama sehingga mereka lebih expert. Presiden merespons itu, harus diubah,” ujar dia di Jakarta, Senin (20/4/2015).

Selain soal strata pendidikan, para investor asal Jepang juga mengeluhkan soal sulitnya mendapatkan visa kerja di Indonesia. Padahal tenaga kerja asing yang dibutuhkan investor yang telah menanamkan modalnya di Indonesia hanya bekerja untuk beberapa hari saja, seperti untuk perbaikan mesin pabrik.

“Juga misalnya soal proses mendapatkan visa masuk, ini dipercepat sehingga investor merasa nyaman kemudian melakukan investasi. Kalau kebutuhan pabrik ada masalah, yang memerlukan expert untuk dikerjakan, kerja 2 hari tapi harus tunggu visa 2 minggu, hal seperti ini tidak boleh lagi,” tandasnya. (lp6)