Atletico Madrid Terbelit Utang Rp 1,9 T

Atletico Madrid Terbelit Utang Rp 1,9 T

Performance Atletico Madrid musim ini benar-benar menyita perhatian. Tim besutan Diego Simeone ini mampu menjungkirbalikkan prediksi. Saat ini, di luar dugaan, Atletico mampu berada di posisi puncak klasemen La Liga, mengangkangi dua tim besar Real Madrid dan Barcelona. Bahkan, Barcelona juga dijadikan korban saat bertemu di perempat final Liga Champions.

Pada babak semifinal, 23 dan 30 April 2014, Atletico akan menghadapi Chelsea. Semifinal Liga Champions kali ini, musim 2013-2014, adalah yang pertama sejak 40 tahun lalu bagi klub asuhan pelatih Diego Simeone itu.

Kini, penggemar sepak bola boleh melihat Atletico sebagai kuda hitam yang hebat. Namun, di balik itu, klub dari ibu kota Spanyol, Madrid, tersebut tercatat berutang pajak sebesar 125 juta euro atau sekitar Rp 1,9 triliun pada akhir tahun lalu.

Sebelum akhir musim ini, Atletico harus membayar 30 juta euro. Klub yang bermarkas di Stadion Vincente Calderon, Madrid, itu mulai membayar utang sejak dijatuhi hukuman karena masalah pajak tujuh tahun lalu. Atletico harus membayar kewajibannya kepada negara sebesar 171 juta euro atau sekitar Rp 2,7 triliun.

Namun Diego Simeone tidak memusingkan soal utang pajak klubnya. Mantan bintang sepak bola Argentina itu hanya berfokus pada performa timnya. Mengenai kejutan yang terus diberikan klubnya di La Liga–sekarang mereka memimpin klasemen dengan mengungguli Real Madrid dan Barcelona–maupun Liga Champions, Simeone berkomentar, “Kerja keras dan kerendahan hati adalah kuncinya.”

Mungkin kerendahan hati perlu diterapkan juga pada pengurus klub untuk membereskan utang-utang mereka sehingga kebanggaan Atletico Madrid tidak tercoreng nantinya. (tmp/ram)