Atletico Kecam Strategi Bertahan Chelsea

 

Atletico Kecam Strategi Bertahan Chelsea

Sepakbola negatif yang diterapkan Chelsea saat dijamu Atletico Madrid di semifinal Liga Champions mengundang kecaman. Kapten Atletico Kapten Atletico Madrid, Gabriel “Gabi” Fernández Arena, mengungkapkan kekesalannya pada gaya ‘parkir bus’ yang diterapkan The Blues.

Gabi mengaku kesal pasalnya Atletico menguasai 62 persen pengusaan bola dan melepaskan 26 tembakan ke gawang Chelsea namun tidak berhasil mencetak gol. Dia mengatakan kepada wartawan, “Kami tidak puas, tapi laga ini masih terbuka. Atletico ingin menang dari awal sampai akhir.

Pada pertandingan kemarin, Atletico memang  cukup agresif. Sejak peluit tanda pertandingan dimulai, Atletico Madrid langsung menekan guna mencetak gol cepat dan menjatuhkan mental sang lawan.

Menit ketujuh, Diego Costa mendapat kesempatan melepaskan tendangan dari sisi kiri kotak penalti Chelsea, sayang bola masih membentur tubuh pemain The Blues.

Pressing ketat yang diterapkan anak asuh Diego Simeone terbukti ampuh membuat permainan Chelsea tak berkembang. Bahkan hingga, menit ke-15 The Blues lebih banyak menumpuk pemain di area sendiri.

Chelsea harus kehilangan kiper utama Petr Cech di menit ke-16 setelah mengalami cedera serius di bagian lengan kanan. Ia digantikan kiper gaek Mark Schwarzer.

Tekanan terus mengalir ke kubu pertahanan The Blues. Alur bola cepat serta umpan silang dari sisi sayap kanan menjadi andalan Los Rojiblancos.

Menit ke-30, Raul Garcia mengancam lewat sundulannya memanfaatkan umpan silang Koke dari sisi sayap kanan.

Rapatnya pertahanan Chelsea yang digalang John Terry dan Gary Cahill membuat Diego Costa kesulitan mencari ruang gerak untuk melepaskan tendangan ke arah gawang.

Lima menit terakhir babak pertama, Diego Costa mendapat bola lambung tepat di dalam kotak penalti. Menahan bola dengan dada, Costa melakukan percobaan yang masih bisa diblok John Terry.

Terus menekan di sisa waktu yang ada, Atletico mendapat peluang bagus di menit ke-45. Akselerasi Diego Ribas dari sisi kanan kotak penalti Cheslea diakhiri sebuah sepakan kaki kiri mendatar yang masih bisa diamankan dengan baik oleh Schwarzer.

Di interval kedua Chelsea mulai berani keluar menyerang. Buktinya Frank Lampard memperoleh kesempatan melepaskan tendangan ke arah gawang di menit ke-48. Sayang usahanya masih tepat di pelukan Courtois.

Selepas menit ke-50, kendali permainan kembali dipegang oleh Atletico. Diego Ribas kembali memberikan ancaman di menit ke-55 saat usahanya masih bisa ditangkap dengan baik oleh Schwarzer.

Tertekan hingga satu jam laga berjalan, The Blues praktis hanya menunggu momen tepat untuk melakukan serangan balik cepat.

Satu-satunya peluang terbaik The Blues didapat Fernando Torres menit ke-61. Mendapat umpan mendatar dari Ashley Cole dari sayap kiri, sepakan Torres masih tepat ke pelukan Courtois.

Tempo permainan semakin meninggi, pemain kedua tim kerap terlibat kontak fisik dan adu mulut di lapangan.

Aliran serangan Atletico yang masih mengandalkan umpan silang bisa terbaca dengan baik oleh barisan belakang Chelsea. Hal inilah yang membuat efektifitas serangan tuan rumah terlihat monoton.

Sisi sayap kiri The Blues yang ditempati Ashley Cole menjadi sisi terlemah yang terus dieksploitasi oleh Gabi dan Koke. Namun, pengawalan ketat kepada Diego Costa membuat umpan yang dilepaskan terbilang mubadzir.

Memasuki lima menit terakhir, Chelsea mendapat kesempatan tendangan bebas di menit ke-88. David Luiz yang mengambil kesempatan gagal mengarahkan bola ke gawang.

Masuknya David Villa untuk menambah daya serang, tak banyak membawa perubahan. Sepakan Villa di menit ke-90 masih membentur pemain belakang Chelsea.

Hingga 90 menit waktu normal tak ada gol yang tercipta dan kedua tim harus puas bermain imbang tanpa gol . (inl/ram)

Susunan Pemain:

Atletico Madrid: Thibaut Courtois; Juanfran, Miranda, Diego Godn, Filipe Luiz; Mario Suarez (Jose Sosa 80′), Gabi, Koke; Ral Garca (David Villa 86′), Diego Ribas (Arda Turan 60′), Diego Costa. Pelatih: Diego Simeone.

Chelsea: Petr Cech (Mark Schwarzer 18′); Cesar Azpilicueta, Gary Cahill, John Terry (Andre Schurrle 73′), Ashley Cole; David Luiz, John Obi Mikel, Frank Lampard; Ramires, Fernando Torres, Willian (Demba Ba 90′). Pelatih: Jose Mourinho.