Atasi Ebola, Bos Facebook Sumbang Rp 305 Miliar

 

Atasi Ebola, Bos Facebook Sumbang Rp 305 Miliar

Bos Facebook, Mark Zuckerberg, dan istrinya, Priscilia Chan, memutuskan untuk menyumbang dana sebesar USD 25 juta (sekitar Rp305,2 miliar) melalui Badan Kendali Penyakit Nasional Amerika Serikat (CDC), untuk penanggulangan virus ebola yang kini kian mematikan.

Dana sebesar itu nantinya akan digunakan oleh CDC untuk membantu penghentian wabah epidemik ebola di Guinea, Liberia, dan Sierra Leone. Selain itu, dana bantuan tersebut juga akan digunakan untuk kegiatan serupa di mana pun di dunia yang terdeteksi mengalami serangan virus ebola.

Jumlah dana sebanyak itu diambil gabungan kantong pribadi Mark dan lembaga amal miliknya, Silicon Valley Community Foundation. Hal ini dilakukan oleh bos Facebook menyusul tindakan serupa yang telah dilakukan oleh mantan pendiri Microsoft, Paul Allen, berupa sumbangan pribadi sebesar 9 juta dollar AS (sekitar Rp 110 miliar) pada bulan September lalu.

Sementara itu, Badan Kesehatan Dunia atau WHO baru saja mengumumkan di hari Selasa (14/10/2014) kemarin, bahwa serangan ebola akan mencapai jumlah 10.000 kasus di kawasan Afrika Barat dalam jangka dua bulan ke depan. Selain itu, WHO juga menyebut bahwa kawasan yang menjadi tempat awal terjadinya wabah ebola tersebut telah mengalami peningkatan angka kematian hingga 70 persen. Wabah epidemik tersebut sejauh ini telah membunuh lebih dari 4.000 jiwa, dan mayoritas berasal dari kawasan Afrika Barat.

“Hal terpenting untuk menghentikan wabah ebola ini adalah penanganan serius di pusat sebarannya, yakni Afrika Barat. Semakin cepat dunia datang membantu kawasan ini, maka akan semakin aman pula masyarakat dunia dari ancaman serangan virus ebola,” ujar Tom Frieden, direktur CDC. (bns/ram)