Asyik, Buka Rekening Bank Tak Perlu Pakai KTP

Asyik, Buka Rekening Bank Tak Perlu Pakai KTP
foto: ceritamu.com

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengajak lima bank, untuk melakukan penandatanganan kerjasama dalam hal pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Data Kependudukan dan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil).

Nantinya, para calon nasabah perbankan tidak perlu lagi membawa KTP asli ataupun fotokopinya sebagai persyaratan yang umumnya masih digunakan hingga saat ini.

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakrulloh, mengatakan penandatanganan dengan enam lembaga ini dimaksudkan sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 yang isi intinya adalah data untuk layanan publik, pembangunan demokrasi, penegakan hukum merupakan data yang bersumber dari Kemendagri.

“Berdasarkan Undang-Undang ini kami tindak lanjuti dengan mendorong. Kemendagri dengan OJK pada 2014 lalu, dimaksudkan agar lembaga perbankan dapat menggunakan data kependudukan untuk meningkatkan pelayanan publik untuk lebih tepat akurat dan lebih baik di khususnya bidang perbankan,” ucapnya di Jakarta, Selasa (7/7/2015).

Saat ini, sudah terdapat 15 Memorandum of Understanding (MoU) dengan 53 kerja sama. Sehingga, bila ditambahkan dengan kerja sama hari ini, ada total sebanyak 59 Kementerian/Lembaga yang memanfaatkan data kependudukan elektronik serta Nomor Induk Kependudukan (NIK). “Agar sistem kependudukan Indonesia dapat tereintegrasi dapat digunakan secara optimal,” imbuh dia.

Adapun bank yang mengikuti aturan tersebut, antara lain Bank Syariah Mandiri, Bank Tabungan Pensiun Nasional, Bank Permata, Bank Sinarmas, Bank Danamon beserta satu lembaga pengelola info perkreditan yakni Pefindo Biro Kredit. (oke)