ASUS Incar Segmen Korporasi

ASUS Incar Segmen Korporasi

Ekspansi pasar yang dilakukan Asus di Indonesia sepanjang tahun 2013 akhirnya menuai hasil. ASUS menduduki peringkat brand nomor satu menurut data yang dirilis International Data Coporation (IDC)  sepanjang tahun lalu.

ASUS memperoleh 26,1 persen pangsa pasar  pada kuartal terakhir 2013. Raihan itu menempatkan ASUS mengungguli pesaing utamanya di pasar notebook Indonesia. Selain itu, ASUS ditempatkan pada posisi puncak menurut hasil analisis lembaga riset terkemuka dunia tersebut dengan raihan pangsa pasar sebesar 25,4 persen di Indonesia.

“Pencapaian ini merupakan prestasi tersendiri, karena kami meraih predikat sebagai produsen notebook consumer terbesar di Indonesia tahun lalu,” kata Manager of Product Management and Marketing, ASUS Indonesia, Juliana Cen di Surabaya, (7/3/2014).

Berdasarkan data yang disampaikan IDC, ASUS  berhasil memasarkan 894.691 unit portable PC sepanjang 2013. Realisasi ini meningkat lebih dari 10 persen dibandingkan tahun2012. IDC mencatat, ASUS mendorong penjualan 3,522,765 unit portable PC pada periode Januari-Desember 2013.

“Ekspansi dan inovasi akan kami siapkan supaya konsumen kami lebih di Indonesia, sehingga dapat menikmati semua lini produk kami. Dalam waktu dekat ini ASUS akan mulai membidik industri mobile computing segmen komersial dengan masuk pasar korporasi,” paparnya.

Selain memiliki lini produk untuk segmen consumer, ASUS juga memasarkan lini produk seperti ASUS Pro P series dan B series untuk segmen corporate. Juliana mengungkapkan, segmen ini berbeda dengan segmen konsumen biasa.

Untuk itu, Asus akan lebih dulu mempersiapkan infrastruktur dan layanan purna jual secara matang sebelum akhirnya terjun ke bisnis ini secara penuh. “Ini penting, karena pasar seringkali bertanya seluk beluk layanan purna jual sebelum membeli produk,” pungkasnya.

IDC merupakan konsultan terkemuka asal Amerika Serikat yang bergerak dibidang market analysis. Terutama untuk produk atau layanan informasi teknologi, telekomunikasi, dan kebutuhan teknologi. (wh)