ASDP Harapkan Pemerintah Terapkan Coastal Shipping

ASDP Harapkan Pemerintah Terapkan Coastal Shipping

PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) berharap pemerintah baru mewujudkan program coastal shipping. Program coastal shipping atau biasa disebut short sea shipping, merupakan program baru tentang sistem logistik nasional melalui angkutan laut.

ASDP Indonesia Ferry menganggap program ini sangat murah dan bisa memangkas biaya yang bersumber dari APBN. Seperti pengurangan subsidi BBM, kepadatan lalu lintas truk, sekaligus menekan angka kecelakaan di jalan raya.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry menyebutkan program coastal shipping pernah disampaikan pada 2011 dengan anggaran Rp 3 triliun. “Angka tersebut kami ajukan untuk pengadaan sepuluh kapal roll on roll off (Ro-Ro), serta membangun tiga dermaga,” ungkap Danang.

Disebutkan Danang, alokasi untuk membangun satu dermaga dibutuhkan anggaran sebesar Rp100-Rp150 miliar. Dimana saat ini PT ASDP Indonesia Ferry sudah memiliki memiliki dua dermaga di Paciran (Jawa Timur) dan Tegal (Jawa Tengah). Satu dermaga lagi di Jakarta masih on progress (proses pembangunan).

“Sayangnya hingga sekarang belum ada implementasinya. Dan kami berharap, pada pemerintahan yang baru bisa direalisasikan,” jelasnya.

Masalahnya coastal shipping mampu berfungsi sebagai jembatan penghubung logistik maupun penumpang antar daerah. Semisal menghubungkan Surabaya-Semarang-Jakarta-Lampung dan kota lain yang jaraknya lebih pendek.

Danang melanjutkan, momen seperti Lebaran dimana truck pengangkut logistik dibatasi pergerakannya untuk memberi ruang bagi kendaraan pribadi saat mudik. Tetapi dengan coastal shipping bisa mengurai kepadatan, karena kapal ro ro tidak hanya mengangkut penumpang, tetapi juga truck medium, truck kontainer, kendaraan umum, hingga motor.

Dia optimistis coastal shipping turut membantu pemerintah menekan belanja negara. Apalagi bila double track (jalur ganda) kereta api betul-betul difungsikan.

“Saya kira tidak akan terjadi pembunuhan masal (kecelakaan) dijalan raya, akibat kepadatan jalan, ketika coastal shipping dan double track turut memberi andil,” tegasnya. (wh)