AS Beri Ganti Rugi Korban Bom Salah Sasaran di Afghanistan

perang-suriah

Kementerian Pertahanan Amerika Serikat pada hari Sabtu mengatakan akan memberikan ganti rugi kepada korban serangan udara AS di Kunduz, Afghanistan yang salah sasaran. AS secara tidak sengaja membom sebuah rumah sakit dan menewaskan 22 orang.

Ganti rugi akan disalurkan melalui Pusat Program Respon Darurat di Afghanistan. “Departemen Pertahanan meyakini bahwa mengatasi akibat dari insiden tragis ini adalah hal yang penting. Salah satu hal yang bisa kami lakukan adalah memberikan ganti rugi kepada warga sipil yang tewas dalam operasi militer kami,” kata Juru Bicara Pentagon Peter Cook.

AS membom target yang salah dengan menyerang rumah sakit milik organisasi kemanusiaan Doctors Without Borders.

Sebelumnya Taliban menguasai wilayah Kunduz, tempat RS tersebut berada. Pemerintah Afghanistan mengatakan akan membentuk tim pencari fakta supaya kejadian seperti ini tidak terulang lagi di masa depan.

Doctors Without Borders juga mendesak dibentuknya tim pencari fakta independen untuk mengetahui kenapa AS bisa salah sasaran. (bst)