Arus Barang di Pelindo III Naik Lima Persen

Arus Barang di Pelindo III Naik Lima Persen
Kepala Humas PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Edi Priyanto. foto: arya wiraraja/enciety.co

PT Pelindo III mencatat ada peningkatan jumlah barang yang masuk di kawasan otoritasnya. “Ada peningkatan sebesar 5 persen dari barang yang masuk. Pada tahun 2014 ada sekitar 13 juta ton, pada 2015 meningkat menjadi 13,7 juta ton,” Kepala Humas PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Edi Priyanto, saat ditemui enciety.co di kantornya, Jalan Perak Timur, Surabaya, Minggu (31/1/2016).

Ia menegaskan, jika untuk jenis general cargo juga ada peningkatan sebesar 9,9 persen dalam satuan meter kubik. pada tahun 2014 tercatat 3 juta meter kubik menjadi  3,3 juta meter kubik pada 2015.

“Peningkatan juga terjadi pada barang curah cair non petikemas sebesar 2 persen. Sedangkan untuk petikemas juga meningkat sebesar 0,5 persen, dari 3,1 juta teus petikemas di tahun 2014, meningkat sebesar 3,12 teus peti kemas pada 2015,” ulas

Menurut dia, hadirnya kapal-kapal dengan feet yang besar, maka barang yang masuk juga akan semakin banyak. “Hal ini merupakan salah satu capaian yang diinginkan oleh PT Pelindo III dari sisi peningkatan kualitas pelayanan,” tandas dia.

Pelindo III juga mencatat terjadi peningkatan pada GT (Gross Tonnage) atau berat kotor dari kapal-kapal yang bersandar di seluruh kawasan otoritasnya sebesar 2 persen pada tahun 2015 lalu.

Pada 2014 lalu, jika dilihat dari Bandwidth  (satuan nilai konsumsi), Pelindo III mencatat ada sebesar 75,5 juta GT, sedangkan pada tahun 2015 meningkat menjadi 77,1 GT. Namun, disisi lain ada penurunan sebesar 4,2 persen dari sisi nilai unit kapal yang bersandar di kawasan otoritas pelabuhan.

Edi juga menjelaskan, tercatat sepanjang tahun 2014 ada sekitar 14 ribu unit kapal. Akan tetapi angka tersebut turun pada tahun 2015 menjadi 13,4 ribu.

“Data tersebut membuktikan bahwa para pelaku bisnis pelayaran saat ini telah menggunakan kapal. Di sisi lain, hal ini menjadi sangat baik karena dengan menggunakan kapal lebih besar, para pelaku usaha telah bertindak lebih efektif dan efisien,” ungkapnya.

Kata Edi, penggunaan kapal besar tersebut tidak lepas dari usaha yang dilakukan Pelindo III. Dimana hal ini dipicu telah terselesaikannya pengerukan alur laut.

“Jika dulu alur laut yang kita miliki sangat terbatas, sehingga membuat sulit kapal-kapal besar tersebut bersandar. Sekarang kapal-kapal dengan feet  besar dapat leluasa berlabuh,” ulas dia. (wh)

Informasi kebutuhan layanan data KLIK DISINI.