Apple Raup Pendapatan Rp 929,5 Triliun

apple

Perusahaan teknologi Amerika Serikat, Apple, melaporkan pendapatan senilai USD 74,6 miliar (Rp929,5 triliun) dan laba USD 18 miliar (Rp 224 triliun), Rabu (28/1/2015). Kenaikan pendapatan ini ditopang oleh larisnya produk iPhone dan melesatnya pertumbuhan bisnis di China.
Angka itu adalah raihan kuartal pertama, yang menurut tradisi perusahaan adalah periode Oktober-Desember tahun lalu. Prestasi ini jauh melebihi periode yang sama sebelumnya, di mana Apple mencatat laba USD 13,1 miliar dan pendapatan USD 57,6 miliar.
Pendapatan dari China, Taiwan dan Hong Kong saja mencapai USD 16 miliar, melonjak 70 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya. Menurut perusahaan riset Canalys, Apple sekarang adalah produsen smartphone terbesar di China. Padahal, belum lama berselang, perusahaan yang dipimpim Tim Cook ini masih kesulitan di China. Pada Oktober misalnya, perusahaan ini masih di urutan enam produsen smartphone setelah Huawei, Lenovo, Samsung, Xiaomi dan Yulong.
Dalam beberapa tahun terakhir, Apple memang sangat agresif di China. Pada akhir 2013, perusahaan AS itu merangkul China Mobile — penyedia layanan jasa seluler terbesar di dunia dengan 800 juta pelanggan — untuk menjual iPhone.
Apple mengatakan telah menjual 74,5 juta iPhone di seluruh dunia pada kuartal pertama ini, melampaui prediksi pengamat yaitu antara 62 juta dan 71,5 juta. (bst)