Apple Gandeng IBM, Saham BlackBerry Langsung Rontok

 

Apple Gandeng IBM, Saham BlackBerry Langsung Rontok

Pengumuman kerjasama antara Apple dan IBM ternyata berdampak buruk terhadap BlackBerry. Setidaknya hal itu tercermin dari harga saham BlackBerry yang ditutup anjlok hampir 10 persen, Rabu (16/7/2014).

BlackBerry selama ini dikenal sebagai salah satu pemain utama dalam penyediaan solusi mobile untuk kelas enterprise. Kemapanan mereka tampaknya terancam karena tujuan utama kerjasama Apple dan IBM adalah menghadirkan aplikasi kelas enterprise di iPad dan iPhone.

“Kesepakatan itu bisa berarti negatif buat BlackBerry karena upaya mereka untuk memanfaatkan sisa pengaruh enterprise-nya untuk memulihkan bisnis,” kata R.W. Baird, analis senior William Power, kepada Mashable.

Sementara itu, analis lain melihat kemitraan Apple dan IBM masih butuh waktu lama untuk menghasilkan daya tarik. “Ini hanya bentuk kompetisi yang lain. IBM dan Apple adalah ‘nama besar’, tetapi mereka masih butuh fondasi untuk mendapatkan daya tarik,” kata analis Colin Gillis.

Menurut dia, masa depan BlackBerry akan tergantung pada konsumen setianya, meski pasarnya kian sempit. Tetapi, jika Apple dan sukses memasuki konsumen enterprise, pasar BlackBerry akan kian terdesak. (mtr/ram)