Antisipasi Peredaran Narkoba, BNN Surabaya Rasia Kos-kosan

Antisipasi Peredaran Narkoba, BNN Rasia Kos-kosan

Petugas gabungan mendatangi sejumlah kos di kawasan Bratang Gede, Selasa (2/2/2017). Foto:sandhi nurhartanto/enciety.co

Meminimalisasi penyebaran narkoba di Kota Pahlawan, tim gabungan yang terdiri dari Badan Narkotika Nasional (BNN) kota Surabaya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Kecamatan, Polsek dan Koramil Wonokromo melakukan razia kos-kosan di kawasan Bratang Gede, Selasa (2/2/2017).

“Kami melakukan razia gabungan di kos-kosan baik yang elite maupun kelas menengah. Ada 6 kos yang telah kami razia, tidak diketemukan pengguna narkoba karena tes urine semua negatif,” kata kepala BNN kota Surabaya AKBP Suparti kepada enciety.co.

Menurut mantan Kabag Humas Polrestabes Surabaya tersebut, dalam razia yang dilakukan, dirinya mengacungi jempol terhadap penghuni kos saat dimintai tes urine.

Mereka tidak lagi sembunyi dan melarikan diri saat dimintai menjalankan tes urine. Para penghuni kos tersebut nampak terbuka menyambut tim gabungan tersebut untuk melakukan razia di tempatnya.

“Alhamdulillah, baik penghuni kos maupun pemilik secara terbuka menerima kedatangan tim untuk melakukan razia. Biasanya mereka tidak mau bahkan ada yang melarikan diri saat mengetahui ada razia narkoba, karena dari pengalaman sebelumnya, banyak bandar dan pengguna narkoba di kos-kosan,” ujarnya.

Namun demikian, ditambahkan Suparti bahwa pihaknya tetap akan terus melakukan razia sebagai satu diantara upaya untuk melakukan gerakan aktif membersihkan Kota Surabaya dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba. (wh)