Antisipasi Kebakaran, PMK Surabaya Siapkan 19 Pos Pantau

 

Antisipasi Kebakaran, PMK Surabaya Siapkan 19 Pos Pantau

Mengantisipasi adanya kebakaran saat Lebaran, Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Surabaya menyiapkan 19 pos pantau di sejumlah titik strategis.

Kepala PMK Surabaya, Chandra Oratmangun mengaku telah menyiapkan segala sumber dayanya untuk memantau kondisi Surabaya saat Lebaran. “Kami tidak ingin kecolongan seperti beberapa waktu yang lalu. Jika dalam waktu yang bersamaan terjadi kebakaran di dua titik sekaligus, kami siap meng-cover semuanya, ” ujarnya kepada enciety.co, Minggu (20/7/2014).

Kata dia, ke19 pos strategis tersebut di antaranya, 5 pos UPTD, 13 pos pembantu, dan 1 pos yang baru dibuka di pusat kota. Chandra optimistis, kesembilan belas pos tersebut sudah cukup meng-cover seluruh wilayah Surabaya.

“Akhir tahun ini, akan dibangun dua pos baru lagi. Tepatnya di kawasan Sukolilo-Keputih dan Waru Gunung,” imbuhnya.

Antisipasi tersebut menurut Chandra bukan tanpa alasan. Pasalnya sejak Januari hingga Juli ini pihaknya mencatat telah terjadi 137 kasus kebakaran di Surabaya. “Selama bulan Juli saja, sudah terjadi 14 kali kebakaran,” papar wanita berdarah Ambon ini.

Apalagi di saat-saat musim kemarau, sambung dia, jumlah kebakaran di Surabaya biasanya semakin meningkat, Khususnya di kawasan Surabaya Barat dan Utara.

“Karena itu kami mengimbau masyarakat sebelum mudik Lebaran memastikan untuk mengamankan kondisi lingkungan masing-masing,” tutur dia.

Ia juga berharap agar warga mewaspadai potensi terjadinya kebakaran. Di antaranya dengan cara mengecek kembali instalasi listrik sebelum meninggalkan rumah.

“Pastikan tidak ada arus listrik dan kabel yang tertancap di stop kontak,” katanya.

Selain itu, ia juga berharap kepada masyarakat saat merayakan Lebaran tidak menyalakan kembang api atau mercon. “Kami juga akan melakukan inspeksi pemantauan,” tandsanya. (wh)