Antisipasi Inflasi Jelang Lebaran, Ini Lagkah Bank Indonesia

Antisipasi Inflasi Jelang Lebaran, Ini Lagkah Bank Indonesia

Teks: Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Jatim Difi Ahmad Johansyah, foto: arya wiraraja/enciety.co

Menjelang Hari Raya Lebaran 2017, ada dua macam penyebab inflasi yang harus diantisipasi para pelaku usaha. Pertama, deprivasi supply and demand. Kedua, ekspektasi para pelaku usaha.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Jatim Difi Ahmad Johansyah menjelaskan, yang perlu diantisipasi pada peningkatan jumlah inflasi pada saat momen Lebaran tahun 2017 ini adalah inflasi yang disebabkan ekspektasi para pelaku usaha.

“Contohnya, pada era tahun 1980-1990, sebelum kita terima gaji ke-13 dan gaji ke-14 saat momen Lebaran, para pelaku usaha bakal dengan cepat menaikkan harga produk yang mereka tawarkan. Secara tidak langsung, langkah yang diambil oleh para pelaku usaha ini dapat menyebabkan terjadinya inflasi. Hal inilah yang nantinya harus diantisipasi oleh masyarakat,” papar Difi Ahmad Johansyah dalam acara Perspective Dialoue Radio Suara Surabaya, Jumat (9/6/2017).

Kata Difi, untuk dapat mencegah hal tersebut agar tidak terjadi, Bank Indonesia mengimbau kepada masyarakat agar tidak berfoya-foya ketika mereka telah menerima gaji ke-13 dan 14.

“Untuk para pelaku usaha, kami juga mengimbau agar jangan terlalu mengambil untung secara berlebihan. Karena di dalam agama kita diperkenankan terlalu serakah,” tandas dia.

Terkait ketersediaan bahan pokok saat Lebaran, Difi menjelaskan bahwa saat ini pemerintah telah berupaya semaksimal mungkin dengan membuka berbagaimacam gerai bahan pokok. Di antaranya dengan menggandeng Bulog, Dinas Pertanian dan Peternakan, dan lain sebagainya.

Lalu, imbuh dia, bagi masyarakat yang membeli bahan pokok karena takut terjadi kelangkaan, hendaknya tidak perlu khawatir karena pemerintah telah menjamin ketersediaan bahan pokok selama masa Ramadan dan Lebaran.

“Kami juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak panik dan membeli atau menimbun bahan-bahan pokok pada masa Ramadan dan menjelang Lebaran. Di samping hal tersebut nantinya dapat menyebabkan inflasi, saat ini pemerintah telah melakukan berbagai macam upaya untuk menjamin ketersediaan bahan-bahan pokok selama masa Ramadan dan menjelang Lebaran,” pungkas Difi. (wh)