Antisipasi AFTA, Risma Dorong UMKM Mandiri

Antisipasi AFTA, Risma Dorong UMKM Mandiri

Menjadikan tuan dan nyonya di negeri sendiri. Kalimat itulah yang selalu didengungkan Tri Rismaharini. Wali kota Surabaya itu, tak pernah lelah memompa semangat warganya untuk terus berusaha. Menciptakan usaha dengan membuka lapangan kerja baru.

Jangan heran bila di setiap kegiatan yang menyangkut usaha mikro kecil menengah (UMKM) Risma selalu menyempatkan diri untuk hadir. Sepadat-padat jadwalnya, ia selalu berusaha mengatur datang dan memberikan motivasi kepada para pelaku usaha kecil dan menengah.

Risma sadar, tantangan ke depan sangat berat. Sebab, Asia Free Trade Area (AFTA) alias perdagangan bebas Asia, bakal diberlakukan pada 2015. Artinya, seluruh warga, pedagang, bahkan produk Asia bisa bebas masuk pasar manapun termasuk Surabaya.

“Kalau kita tidak berhati-hati, yang semula kita jualan rawon bisa-bisa diambil alih pihak-pihak lain. Yang jualan batik juga begitu. Kita harus sadar itu. sampai makanan atau budaya Indonesia diklaim bangsa lain,” ucap Risma.

Risma lalu menyebut Bangi Kopitiam milik Malaysia. Brand tersebut sudah merambah Tanah Air, tak terkecuali Surabaya. Kopitiam adalah contoh dari brand Malaysia yang sudah memasuki pasar Indonesia.

Motivasi yang ditularkan ibu Wali Kota tersebut diungkapkannya tidak untuk mengajak arek-arek Suroboyo bertempur. “Saya nggak ngajari bertempur, lho. Tapi bertahan. Kalau Surabaya bisa, panjenengan pasti bisa,” tukasnya.

Maka, sambung dia, untuk melawan penjajahan gaya baru berupa kemiskinan dan perekonomian harus melakukan langkah-langkah serius. Salah satunya dengan program Pahlawan Ekonomi (PE). Kata dia, PE adalah ruang yang terbuka bagi usaha masyarakat Surabaya.

“Dengan PE, panjenengan yang semula tidak yakin atau mengerti soal berwirausaha, menjadi paham. Panjenegan semua punya kemampuan,” tukasnya.

Risma lantas menggambarkan peluang wirausaha di Surabaya. Kata dia, penduduk Surabaya jumlahnya 3 juta. Semua butuh makan, baju. Jika kebutuhan itu tidak dipenuhi sendiri, maka akan diambil oleh orang lain dari kota lain. Bahkan dari negara lain.(wh)