Angkasa Pura Minta Dibuatkan Rute Transportasi Juanda

Angkasa Pura Minta Dibuatkan Rute Transportasi Juanda

 

 

PT Angkasa Pura  (AP) I mendesak dibuatkan rute transportasi menuju Bandara Internasional Juanda Terminal II. Hal itu telah disampaikan kepada Pemprov Jatim.

 

“Pengaturan rute ini dianggap penting agar tidak terjadi keruwetan aksesnjalan dari dan menuju Terminal II (T2),” ujar Komisais Utama PT Angkasa Pura I, Suratto Siswodihardjo, Rabu (15/1/2014).

 

Kata dia, upaya ini perlu diantisipasi semua pihak, termasuk Pemprov Jatim agar dibuatkan akses jalan untuk menghindari kepadatan lalu litas .

 

“Ini yang perlu diantisipasi semua pihak, termasuk Pemprov Jatim agar dibuatkan akses jalan untuk menghindari kepadatan lalu litas,” tegas Suratto.

 

Berkaca dari operasional T1 (Terminal 1), kepadatan lalu lintas baik yang menuju maupun keluar dari Bandara Internasional Juanda cukup tinggi.

 

Data PT Angkasa Pura I, hampir 80 persen kendaraan dari tol bandara menuju Juanda. Saat ini saja Juanda menampung sekitar 46.000 penumpang per hari. Dengan jumlah penumpang sebanyak itu, asumsi kendaraan perhari mencapai 15.000 perhari, semua jenis kendaraan.

 

Suratto mengakui, akses jalan sangat penting untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan pada land side (sisi darat). “Kita harus belajar dari pengalaman Kualanamu dan Ngurah Rai, tentang buruknya akses jalan. Disatu sisi kita juga harus belajar Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin. Disitu akses jalan sudah dibangun, padahal bandara baru dibangun Maret besok,” tegasnya.

 

Gambaran Bandara Syamsudin Noor, diakui berkat kejelian Pemprov Kalimantan Selatan mengantisipasi operasional bandara baru. Akses jalan menuju bandara baru di Kalsel itu cukup besar dengan ruas jalan lebar, ditambah dari berbagai penjuru.

 

Ia mengakui sudah mengajukan permintaan dibuatkan akses jalan maupun pengaturan rute. Tetapi sejauh ini pihak AP I masih menunggu perkembangan dari Pemprov Jatim. “Prinsipnya kita minta dibuatkan akses jalan sebanyak mungkin,” lanjutnya.

 

Dengan volume penumpang yang mencapai rata-rata 46.000 per hari, Bandara Juanda masih butuh pengembangan. Selain melakukan pembangunan T2, menurut rencana PT Angkasa Pura I berencana mengembangkan double runway atau Terminal Tiga (T3).

 

Hal senada disampaikan Geberal Manager PT Angkasa Pura I Cabang Juanda, Trikora Harjo. Dia menyebut sudah ada usulan lokasi yang sudah dipilih untuk pembangunan T3. Demikian juga dengan pengajuan akses jalan ke Pemprov Jatim berkaitan dengan operasional T2.

 

“Pemprov Jatim sudah antisipasi untuk akses jalan T2, Senin dpan pak gubernur (Gubernur Jatim, Soekarwo) akan mendengarkan paparan dari direksi tentang operasional T2,” jelasnya.

 

Dia menambahkan rencana pembangunan T3 diprogramkan tahun 2017. Tentang lokasi, sejauh ini masih belum ditentukan termasuk luas lahan yang dibutuhkan. (wh)