Angin Kencang Landa Tengah Kota Surabaya

Angin Kencang Landa Tengah Kota Surabaya

Hujan disertai angin kencang kembali terjadi di kota Surabaya. Kali ini melanda pusat kota Surabaya sekitar pukul 16.00, Senin (7/4/2014). Angin kencang berkecepatan sekitar 40 km/jam itu berlangsung selama 5 menit. Angin kencang tersebut melanda Jalan Gubernur Suryo, Walikota Mustajab, Pemuda, Ketabangkali, dan Yos Sudarso hingga mengakibatkan sejumlah bangunan rusak dan banyak pohon tumbang.

Contohnya di Jalan Gubernur Suryo, beberapa pohon bertumbangan. Di sekitar trotoar gedung Balai Pemuda, sejumlah pohon pun ambruk. Di  Gedung Negara Grahadi, dahan-dahan palem berterbangan hingga jatuh di lapangan rumput. Selain menumbangkan pohon, angin setidaknya juga membuat beberapa atap seng di Grahadi beterbangan.

Peristiwa serupa terjadi di Jalan Yos Sudarso, di depan Gedung DPRD Surabaya. Sejumlah fasilitas tampak porakporanda. Angin kencang membuat pepohonan di samping gedung para wakil rakyat itu. Bahkan beberapa sepeda motor terguling dan ranting pohon berterbangan, sehingga membuat panik seluruh staf penghuni gedung.

Angin kencang juga merusak atap gedung DPRD Surabaya di sisi kanan, kanopi di area parkir dan sejumlah pohon di sekitar masjid Balai Pemuda dan kantin samping DPRD.

Sementara itu di Jalan Ketabangkali, tepatnya di seberang rumah dinas Pangarmatim dermaga kayu di Kalimas rusak dan ambruk karena tertimpa pohon. Sedangkan di Jalan Pemuda, ranting dan dahan pohon berserakan di jalan.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pun tampak turun langsung mengatasi kekacauan akibat angin kencang. Ia lalu mengomando puluhan personel dari Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP). Pemkot Surabaya melakukan pembersihan pohon tumbang di beberapa kawasan tersebut.

Risma memberikan arahan dan ikut bersih-bersih. Bahkan Jalan Ketabangkali yang menuju ke arah Jalan Plasa Boulevard sempat ditutup pohon tumbang menutup jalan tersebut.(wh)