AMD Incar Pasar Komersial

 

AMD Incar Pasar Komersial

Accelerated Processing Unit (APU) AMD serius memasarkan produknya. Mereka mengincar corporate karena lebih stabil dalam menghadapi goncangan ekonomi dari pasar personal.

Keputusan untuk mematangkan pasar corporate karena AMD melihat ada kecenderungan pengguna PC mengalami peningkatan tahun ini. Kondisi ini dipicu dengan berakhirnya dukungan Microsoft terhadap notebook dengan platform Windows XP. Untuk itu, AMD menjadikan pasar komersial (corporate) sebagai bidikan penting.

“Kami tidak melepas pasar consumer, tetapi sekarang kami fokus ke pasar komersial,” kata Business Development Manager, MNC AMD International Sales and Service, Ltd Victor Herlianto, Selasa (7/10/2014).

Victor mengatakan, secara analisa umum penjualan notebook mengalami penurunan. Tetapi, tidak mungkin pengguna notebook hilang secara keseluruhan. Ini karena sudah ada kejenuhan pemakaian android atau gadget jenis lain. Masyarakat tetap membutuhkan PC untuk melakukan editing atau pengiriman gambar.

Dengan kebutuhan itu, PC akan mengalami kenaikan meski tidak banyak. Sebab, banyak perubahan yang dilakukan untuk melengkapi kebutuhan pengguna. “Ada kenaikan single digit tahun ini. PC tetap akan bertahan,” ujarnya.

Menurut dia, saat ini banyak perusahaan yang harus mengganti komputer mereka, karena komputer yang lama tak bisa memakai seri Windows terbaru, yakni Windows 7. Perusahaan yang memakai komputer jangkrik, atau komputer rakitan pun ada juga yang memilih beli komputer jadi atau built up, karena membeli mengupgrade komputer rakitan terkadang tak beda jauh dengan membeli komputer jadi.

“Dengan ini kami pastikan menyasar corporasi. Kami prediksi akan terus meningkat,” jelas dia.

Keberanian menyasar pasar ini karena AMD berhasil menggabungkan teknologi CPU (Processor) dan GPU (kartu grafis) dalam satu chip. Temuan ini sangat baik untuk game baru, karena teknologinya memiliki kecanggihan. Awalnya, PC tradisional hanya mampu menjalankan single processing, dimana CPU dan GPU saling menunggu satu sama lainnya. Namun, seiring dengan perkembangan IT, AMD mengembangkan varian prosesor lain yang mampu melakukan komputasi lebih cerdas dan sederhana, sehingga menghasilkan kinerja yang jauh lebih tinggi tetapi tetap hemat daya.

Kondisi tersebut membuat AMD melakukan inovasi untuk mampu menjalankan proses kompitasi secara paralel. Dengan APU, AMD tak hanya memberikan sebuah proses komputasi yang lebih handal dan sederhana, tetapi juga menawarkan peningkatan efisien energi, efisien biaya, serta daya tahan baterai lebih lama. Karena, pengguna prosesor APU tidak perlu menambah kartu grafis untuk mendapatkan performe komputasi handal dengan kualitas grafis yang tajam serta realistis.

“Baterainya bisa 9 hingga 11 jam,” jelas Victor. (wh)