Alumni Penerima Beasiswa LPDP Tularkan Spirit pada Siswa SMA

Alumni Penerima Beasiswa LPDP Tularkan Spirit pada Siswa SMA

Alumni Penerima Beasiswa LPDP bertukar pikiran di sekolah Surabaya, Kamis (19/4/2018).foto:ist

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menyelenggarakan kegiatan akbar bertajuk Massive Action secara serentak di 26 provinsi seluruh Indonesia, Kamis (19/4/2018). Kegiatan bertema “Toreh Cita Seribu Anak Bangsa” ini dilaksanakan di 190 sekolah menengah atas (SMA) dan melibatkan lebih dari 1.000 alumni penerima beasiswa LPDP yang siap terjun menyapa para siswa.

Sekitar 27 ribu siswa-siswi SMA menjadi peserta Massive Action 2018 ini.  Adapun 26 provinsi yang dikunjungi para alumni LPDP, antara lain Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Riau, Jambi, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Yogyakarta, Jakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, dan Papua.

Dalam Massive Action, para alumni yang baru saja menyelesaikan studi di dalam dan luar negeri itu bakal menginspirasi sehingga para siswa berani bermimpi setinggi-tingginya.

“Alumni-alumni akan berbagi cerita tentang perjuangan mereka menggapai mimpi dan membantu siswa-siswi SMA dalam merencanakan impian mereka,” ujar Ketua Acara Massive Action Surya Asra.

Bukan sekadar bercerita di depan kelas, para alumni LPDP mendorong adik-adik SMA agar membuat “Seribu Peta Mimpi” yang berisikan rencana jangka pendek, menengah, dan jangka panjang mereka.

“Harapannya, kelak peta itu menjadi pengingat mereka untuk bertekad kuat mewujudkan mimpi  meneruskan sampai pendidikan tinggi,” kata Surya.

Kegiatan Massive Action melibatkan Mata Garuda sebagai wadah alumni penerima beasiswa LPDP agar bersinergi mengabdi kepada Indonesia. Kerjasama yang solid antara Mata Garuda Pusat dan Mata Garuda Daerah menjadi wujud solidaritas dalam mensukseskan Massive Action 2018 ini.

Selain Massive Action, ada pula kegiatan pengabdian masyarakat dari para alumni LPDP berupaTargeted Action. Targeted Action ialah proyek jangka panjang yang dirancang dan diselesaikan oleh alumni dalam kurun waktu satu tahun.

Targeted Action ini tujuannya untuk memecahkan permasalahan-permasalahan masyarakat dari berbagai pelosok di Indonesia,” tutur dia.

Massive Action dan Targeted Action adalah salah satu rangkaian dari puncak agenda rutin tahunan bertajuk Welcoming Alumni 2018.  Pesta bertabur tokoh nasional ini akan menjadi penyambutan para alumni yang baru saja kembali ke tanah air dan daerah asalnya masing-masing, sekaligus momentum berakhirnya masa studi.

Welcoming Alumni 2018 kali ini mengambil tema “Alumni untuk Negeri”. Tema ini, kata Surya, selaras dengan Nawacita pemerintah dan Presiden Joko Widodo yang ingin memeratakan pembangunan di segala sektor.  Presiden berpesan bahwa LPDP harus menjadi instrumen pemerataan bagi anak-anak bangsa di seluruh pelosok Tanah Air dalam memperoleh pendidikan.

“Pesan tersebut menggambarkan bahwa besar harapan Presiden Jokowi untuk alumni LPDP supaya belajar dengan sebaik-baiknya, sehingga memperoleh ilmu dan berhasil. Kemudian menjadi mesin penggerak di daerahnya masing-masing untuk menuju Indonesia Emas tahun 2045,” kata Surya.

Jangan Takut Bermimpi

Di Jawa Timur sendiri, Massive Action akan digelar di delapan kota/kabupaten yang meliputi Surabaya, Malang, Jombang, Bangkalan, Gresik, Kediri, Bondowoso, dan Banyuwangi.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Dr Saiful Rahman mengapresiasi kegiatan tersebut.  “Bagi saya kegiatan ini sangat penting. Karena dengan kedatangan para anggota Mata Garuda yang merupakan alumni penerima beasiswa LPDP, akan dapat memberikan motivasi lebih tinggi kepada para siswa di sekolah-sekolah yang dikunjungi,” kata Saiful Rahman.

“Selain itu, saya berharap dengan kedatangan para alumni penerima beasiswa LPDP, para pelajar punya harapan dan termotivasi untuk lebih giat belajar serta mengantisipasi hal-hal negatif,” sambung pria yang pernah menempuh studi di Toronto, Kanada tersebut.

Kepada para pelajar yang didatangi, dia mendorong agar tak takut bermimpi setinggi mungkin. Saiful memastikan bahwa peluang selalu ada untuk mereka yang berani bermimpi.

“Raihlah beasiswa dari pemerintah untuk mewujudkan cita-cita tersebut. Sedangkan untuk anggota Mata Garuda, saya juga harap punya program-program yang bisa membuat negara ini lebih maju lagi,” pungkasnya.

Kepala SMA GIKI 3 Surabaya W.A. Nenoharan yang sekolahnya turut dikunjungi dalam kegiatan Massive Action di Surabaya, menyebutkan bahwa kedatangan para penerima beasiswa LPDP sangat bermanfaat untuk anak-anak.

“Mengarahkan anak-anak itu memang penting ya, agar mereka tahu setelah lulus sekolah nanti akan kuliah kemana, ambil jurusan apa,” kata Nenoharan. (wh)