Alumni ITS Dorong Strategi Negara Maritim Capai Tujuan Ekonomi

Alumni ITS Dorong Strategi Negara Maritim Capai Tujuan Ekonomi

Para pimpinan IKA ITS usai bertemu Presiden di Istana Negara

Presiden Jokowi hari ini menerima delegasi Pengurus Pusat Ikatan Alumni (PP IKA) ITS. Delegasi memberikan masukan kepada Presiden agar Strategi Geopolitik dan Geoekonomi Indonesia segera menyesuaikan dengan Strategi Negara Maritim.

Hal itu disampaikan oleh Ketua PP IKA ITS, Dwi Soetjipto yang memimpin delegasi. “UUD 1945 telah menegaskan Indonesia sebagai negara kepulauan, demikian juga penegasan oleh Deklarasi Juanda. Dengan luas wilayah laut kita mencapai 70 persen, strategi negara maritim perlu diperkuat dan diimplementasikan dengan baik.”

Wakil Ketua IKA ITS Prof Dr Mukhtasor menegaskan, IKA ITS menyampaikan hasil kajian bahwa stategi negara maritim akan memberikan dampak ganda.

“Pertama, strategi ini akan mempercepat pemertaaan pembangunan ke wilayah yg belum berkembang. Kedua, mempercepat perbaikan ekonomi dengan peningkatan kontribusi ekonomi kelautan. Dengan demikian, stategi negara maritim akan meningkatkan kualitas pembangunan ekonomi dan keadilan sosial sekaligus,” kata Mukhtasor.

Sejumlah tokoh tampak dalam delegasi IKA ITS. Disamping Dwi Soetjipto yang juga Dirut Pertamina, dan Mukhtasor yang mantan Anggota Dewan Energi Nasional (2009-2014), tampak juga Satya Widya Yudha, Anggota Komisi VII DPR RI, Rifky E. Hardijanto, Kepala PPSDMKP Kementrian Kelautan dan Perikanan RI, Gatot Kustyadji, Direktur Engineering dan Proyek PT. Semen Indonesia, dan Anas Rosjidi, Sekjen PP. IKA ITS. (wh)