Alkohol, Penyebab Kematian Nomor Wahid di 16 Negara

Alkohol, Penyebab Kematian Nomor Wahid di 16 Negara

 

Pantaslah bila peredaran alkohol perlu diawasi dan dibatasi di negeri ini.  Sebuah penelitian  yang dilakukan Organisasi Kesehatan Pan Amerika menemukan fakta mencengangkan bahwa  zat ini telah menjadi  penyebab kematian nomor wahid di 16 negara di  Benua Amerika.  Korban yang  meninggal sudah menyentuh angka 80.000 orang. Demikian kesimpulan dari organisasi yang berbasis di Washington AS tersebut.

Dalam Jurnal Addiction yang dirilis Selasa (14/1), Vilma Gawryszewski, salah seorang peneliti menyatakan antara 2007 dan 2009, alkohol telah menyebabkan kematian rata-rata 79.456 kasus per tahun untuk 16 negara di benua tersebut. “Mereka meninggal akibat penyakit, kondisi atau cedera, di mana alkohol merupakan faktor pencetus kematian. Dan itu adalah hal yang sering terjadi di Amerika. Ini terjadi terutama pada laki-laki,” kata Gawryszewski.

Kematian yang berhubungan dengan alkohol sebenarnya dapat dicegah melalui kebijakan untuk meminimalkan konsumsi miras. Mengurangi ketersediaan minuman beralkohol, menaikkan pajak dan kontrol pemasaran untuk mengurangi penggunaannya, merupakan langkah-langkah yang disarankan para peneliti.

Penggunaan alkohol yang berlebihan dapat menyebabkan atau memperburuk gangguan seperti sindrom ketergantungan, depresi, dan kecemasan.

Tingkat kematian rata-rata tertinggi dari konsumsi alkohol berada di Amerika Tengah, yaitu El Salvador (27.4 dari 100.000 kematian per tahun), Guatemala (22,3 dari 100.000 kematian per tahun) , dan Nikaragua (21,3 dari 100.000 kematian per tahun )

Di Kanada, angka kematian dari konsumsi alkohol adalah 5,7 per 100.000 kematian per tahun dan 6,7 per 100.000 di Amerika Serikat . Di Kanada, Amerika Serikat, Argentina, Kosta Rika, dan Kuba, angka kematian tertinggi terlihat di antara mereka yang berusia 50 sampai 69 tahun. (ram)