Akuisisi BTN Akan Dikaji Ulang

 

Akuisisi BTN Akan Dikaji Ulang

Kerasnya penolakan dari karyawan BTN atas rencana akuisisi  yang dilakukan  Bank  Mandiri membuat pemerintah berpikir ulang. Kementerian Keuangan  memastikan bakal mengkaji kembali rencana tersebut.  Kementerian ini  ingin mengkaji keuntungan dari rencana besar tersebut. Dasar itu akan dipakai untuk menyetujui atau  menolak akuisisi tersebut.

Menteri Keuangan (Menkeu), Chatib Basri mengaku telah menerima surat terkait rencana akuisisi BTN oleh Bank Mandiri dari Menteri BUMN, Dahlan Iskan pada Sabtu pekan lalu.”Saya sudah terima suratnya hari Sabtu lalu. Intinya Pak Dahlan punya rencana Bank Mandiri mengambilalih BTN. Jadi nanti kita pelajari skema dan keuntungannya seperti apa, lalu disposisi,” tuturnya.

Chatib menerangkan, kajian usulan tersebut harus dilakukan lebih mendalam mengingat posisi BTN sebagai salah satu bank besar dengan aset senilai ratusan triliun. Selain itu, bank pelat merah ini mempunyai fungsi khusus sebagai bank pembiayaan perumahan rakyat.

“Harus dilihat mau dibawa kemana, formatnya apa, mau jadi bagaimana. Kajiannya mesti agak lengkap karena BTK bukan cuma sekadar besar tapi juga fungsinya beda dengan bank lain sebagai pembiayaan perumahan,” ujar dia.

Chatib berharap, proses kajian tersebut bisa rampung dalam waktu secepatnya. “Saya tidak bisa jawab waktunya, tapi saya mau secepatnya,” tukasnya.

Sebelum ini, reaksi keras sudah ditunjukkan Serikat Karyawan BTN. Sejak awal pekan lalu, mereka menolak rencana akuisisi Bank Mandiri pada BTN ini. (ram)