Akhir Tahun, Permintaan Indihome Fiber di Jatim, Bali Nusra Naik

Akhir Tahun, Permintaan Indihome Fiber di Jatim, Bali Nusra Naik
Dirut Telkom Alex J. Sinaga berinteraksi dengan dua petugas Call Center 147. Call Center 147 menerima permintaan pasang baru Indihome perhari tak kurang dari 700 pelanggan secara nasional. Malang menjadi kota kedua dengan permintaan Indihome tinggi di wilayah Jatim Bali Nusra.

Sejak diluncurkan Januari 2015, paket baru layanan IndiHome Fiber Triple Play dari Telkom terus mendapatkan respons positif pelanggan. Paket baru ini memang sangat menarik dan kompetitif karena memberikan layanan triple play yang terdiri dari internet kecepatan tinggi sampai dengan 100 Mbps, TV interaktif dengan label UseeTV yang memiliki banyak channel favorit dan telepon rumah yang memberikan gratis nelpon lokal atau interlokal selama 1.000 menit/bulan. Semuanya tersedia dalam satu paket dengan harga yang kompetitif.

Layanan IndiHome tersebut mengandalkan jaringan infrastruktur fiber optik, sehingga sering disebut dengan IndiHome Fiber. Jumat, (18/12/2015) lalu, jumlah pelanggan IndiHome mencapai 1 juta pelanggan secara nasional, 23% diantaranya adalah pelanggan di wilayah Jatim, Bali dan Nusa Tenggara. “Pencapaian satu juta Indihome ini tidak lepas dari dukungan seluruh stakeholder, khususnya pelanggan yang terus memberikan kepercayaan kepada Telkom dalam menyediakan layanan ICT terbaik,” demikian ungkap Jemy V. Confido selaku Vice President Consumer Marketing and Sales Telkom.

Permintaan dari masyarakat terhadap layanan IndiHome terus meningkat, sehingga sebagian pelanggan masih harus menunggu untuk mendapatkan layanan tersebut. Permintaan terhadap Indihome ini sebagian besar dilakukan pelanggan melalui beberapa mode, seperti datang ke Plasa Telkom, melalui Call center 147, melalui official website www.indihome.co.id atau melalui booth-booth open table yang ada di beberapa kawasan Fiber Zoo.

“Dalam sehari, permintaan melalui Call Center 147 bisa mencapai 700 an pelanggan, apalagi dalam seminggu terakhir ini yang meningkat pesat akibat liburan anak sekolah. Ini bukti bahwa Indihome Fiber sudah dirasakan manfaatnya oleh keluarga di Indonesia. Lima kota permintaan terbesar Indihome yang datang dari Call Center 147 berasal dari kotaJakarta, Bandung, Banten, Surabaya, dan Bogor.

Menurut Manager Call Center 147 Jatim, M. Arifin, 75% diantaranya melakukan upgrade layanan atau migrasi dari yang sebelumnya menggunakan jaringan copper (tembaga) ke fiber optik, dan 25% lainnya mengajukan pasang baru.

“Di wilayah Jatim, Bali, dan Nusra, permintaan dari masyarakat terhadap layanan IndiHome terus meningkat, sehingga sebagian pelanggan rela antre untuk mendapatkan layanan tersebut,” katanya.

Dikatakan oleh Executive Vice President Telkom Regional V Jatim Bali Nusra, Iskriono Windiarjanto, untuk mempercepat antrian pelanggan, pihaknya sudah lakukan dengan mempercepat penambahan jaringan fiber optik baru di berbagai wilayah dengan prioritas demand tinggi dan terjadi overload trafik data Telkomsel.Jjika belum bisa tersolusi. Telkom akan mengkategorikan ke dalam prioritas 1, prioritas 2, atau prioritas 3.

“Prioritas 3 itu membutuhkan waktu kurang lebih 30 hari karena harus menarik jaringan baru, menambah Optical Distribution Point (ODP) sampai menarik jaringan ke rumah pelanggan. “Beberapa inovasi untuk mempercepat proses instalasi juga menjadi concern kami saat ini,” katanya lagi.

Saat ini, Telkom terus meningkatkan cakupan layanan jaringan fiber optic ke seluruh wilayah Indonesia. Telkom saat ini telah menggelar jaringan infrastruktur fiber optik dari Sumatera sampai Papua, meliputi 60 kota besar dan 100 kota kecil.

Pembangunan jaringan infrastruktur ini terus berlanjut, sebagai bagian dari Indonesia Digital Network yang menjadi salah satu program utama Telkom dalam mempersempit kesenjangan informasi dan akses terhadap akses broadband (digital divide) di Indonesia. Program ini sejalan dengan tekad pemerintah yang fokus dalam pembangunan infrastruktur untuk mempercepat pembangunan ekonomi Indonesia.

Infrastruktur broadband saat ini telah menjadi infrastruktur penting bagi perkembangan ekonomi suatu negara. Telkom adalah satu-satunya operator telekomunikasi di Indonesia yang menunjukkan komitmen kuat untuk memeratakan akses broadband di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, tidak hanya fokus di kota-kota besar, tetapi juga di berbagai kota kecil maupun daerah rural.

“Telkom terus berupaya untuk memperluas layanan IndiHome sehingga bisa melayani seluas-luasnya masyarakat Indonesia,” ujar Jemy. (wh)