Akhir Pekan, Harga Emas Terdongkrak

 

Harga Emas  Tunjukkan Kebangkitan
Harga Emas Tunjukkan Kebangkitan

Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB) merespons rilis laporan pekerjaan Amerika Serikat (AS). Dilansir dari Xinhua, Sabtu (8/8/2015), kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember naik USD 4 atau 0,37 persen menjadi USD 1.094,1 per ounce.

Harga emas menguat setelah laporan yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan non-farm payrolls meningkat 215 ribu pada bulan Juli. Laporan ini menunjukkan tingkat pengangguran tidak berubah pada 5,3 persen.

Analis percaya laporan ini cukup baik bagi Bank Sentral AS atau The Fed untuk terus mempertimbangkan menaikkan suku bunga AS pada bulan September 2015.

Kenaikan suku bunga The Fed mendorong investor beralih dari emas menuju aset dengan imbal bunga. Sebab, investasi logam mulia tidak dikenakan bunga. Belum ada kenaikan suku bunga The Fed sejak Juni 2006, sebelum awal krisis keuangan Amerika.

Tak hanya harga emas, harga perak untuk pengiriman September menguat USD 14,4 sen atau 0,98 persen menjadi USD 14,821 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik USD 6,2 atau 0,65 persen menjadi USD 962,2 per ounce. (lp6)