Ajak FIFA dan AFC, PSSI Berharap Bisa Bertemu Jokowi

Aturan Baru FIFA: Laga Dihentikan 3 Menit buat Perawatan Cedera
foto:telegraph

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) berencana mengundang otoritas tertinggi sepak bola dunia FIFA dan juga Konfederasi Sepak Bola Asia AFC untuk menemui Presiden Joko Widodo membahas sanksi yang dialami saat ini.

“Melihat situasi saat ini, kami ingin mengundang FIFA dan AFC untuk berbicara dengan presiden (Joko Widodo). Kami tengah mencari waktu yang tepat. Kami sudah berkomunikasi dengan mereka,” kata Sekjen PSSI Azwan Karim seperti dilansir tim media PSSI di Jakarta.

Hal tersebut, menurut Azwan merupakan solusi dari PSSI terkait sanksi yang telah dijatuhkan oleh FIFA. “Jadi, harus komunikasi untuk menyelesaikan masalah. Masalahnya, komunikasinya itu yang susah. Semoga saja, keinginan ini bisa terwujud. Sepak bola Indonesia harus hidup dan berjalan kembali dengan solusi semua pihak duduk bersama,” kata Azwan.

Sebelumnya, Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) secara resmi telah memberikan sanksi kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) karena dinilai telah melanggar statuta FIFA.
PSSI telah dianggap melanggar statuta FIFA pasal 13 dan 17 dengan adanya intervensi oleh pihak luar, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Badan Olahraga Profesional Indonesia.

Dengan adanya sanksi tersebut, PSSI yang menjadi induk olahraga sepak bola Indonesia kehilangan keanggotaannya dan timnas Indonesia dilarang mengikuti kegiatan skala internasional yang diadakan oleh FIFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). (bst)