AirAsia X Buka Jalur Penerbangan Jakarta-Jeddah

airasia x

Penetrasi AirAsia X sejak hadir di Indonesia terlihat agresif. Pada 1 Juni lalu, AirAsia resmi mendapatkan izin terbang ke Jeddah untuk melayani penerbangan Umroh dan Haji dari otoritas penerbangan sipil Arab Saudi (GACA).

Chief Executive Officer AirAsia X Dendy Kurniawan mengungkapkan, alasan membuka jalur ke Jeddah bukan karena ingin menguasai porsi kue penerbangan untuk umroh dan haji, melainkan karena melihat peluang yang masih sangat luas.

Dendy menghitung, setiap tahunnya ada sekitar 1 juta masyarakat Indonesia yang ingin pergi umroh. Sementara masa untuk keberangkatan umroh dalam satu tahun hanya terdapat 7 bulan, karena sisanya ditutup untuk penerbangan Haji. Jadi kita dihitung 1 juta dibagi 7 bulan, sekitar hampir 5 ribu orang yang ingin pergi umroh setiap harinya.

Selain itu, lanjutnya, masih sedikit penerbangan untuk umroh yang langsung menuju Jeddah. Biasanya penerbangan umroh melalui jalur negara lain. Disitulah keunggulan dari AirAsia X dibanding maskapai lain, karena melayani penerbangan langsung dari Jakarta ke Jeddah.

“Ibadah umroh itu kan waktunya tidak sebentar, bisa dibutuhkan waktu sampai 7 hari. Sementara orang terkadang tidak bisa ambil cuti lama-lama. Kalau harus transit dulu kemana-mana waktunya akan lebih lama. Oleh karena itu saya yakin orang akan lebih memilih penerbangan langsung untuk umroh,” tuturnya yakin.

Indonesia AirAsia X rencananya akan melayani penerbangan Jakarta-Jeddah berdurasi 10 jam 30 menit sebanyak lima kali dalam seminggu. Jenis pesawat yang digunakan adalah Airbus A330-300 dengan konfigurasi dua kelas yaitu 12 kursi Premium Flatbed dan 365 kursi kelas ekonomi. (oke)