Pesawat Air Algeria Jatuh, 110 Penumpang Tewas

air-algerie/dnaindia
air-algerie/dnaindia

Pemerintah Burkina Faso akhirnya menemukan pesawat Air Algerie dengan nomor penerbangan AH5017 yang hilang dari radar pada Kamis (24/7/2014). Pesawat nahas tersebut jatuh di padang pasir sebelah utara Mali atau dekat kota Gossi. Jendral Gilbert Diendiere yang memimpin pencarian menyatakan tak satupun penumpang selamat. AH5017 mengangkut 110 penumpang dan enam awak.

“Kami menemukan pesawat Air Algerie sekitar 50 km sebelah utara perbatasan Burkina Faso, sayangnya tak satupun dari penumpang yang selamat,” jelas Diendiere.

Presiden Mali Ibrahim Boubacar Keita dikabarkan akan mengunjungi lokasi kejadian pada Jumat (25/7/2014). Sedangkan Presiden Prancis Francois Hollande menunda perjalanannya ke kepulauan La Reunion di sebelah timur Madagaskar untuk memimpin rapat terbatas.

Perwakilan dari Air Algerie menyatakan pada media bahwa berdasarkan manifest penumpang 50 di antaranya berkebangsaan Prancis, 24 Burkina Faso, delapan Lebanon, empat Aljazair, dua Luxembourg, satu masing-masing dari Belgia, Swiss, Nigeria, Kamerun, Ukraina, dan Rumania. Sedangkan enam awak semuanya berkebangsaan Spanyol.

AH5017 berangkat dari Bandara Ouagadougou Burkina Faso dengan tujuan Houari Boumediene Airport di Ibukota Aljazair, Aljir. Sejauh ini faktor cuaca buruk disebutkan menjadi penyebab kecelakaan.

Dengan demikian dalam seminggu ini sudah tiga pesawat sipil jatuh dan memakan korban tewas sebanyak 462 orang. Jatuhnya Air Algerie mnambah daftar panjang kecelakaan pesawat, kurun waktu terakhir. (bst/ram)