Accor Jadikan Singapura Basis Operasional Hotel Mewah

 

Accor Jadikan Singapura Basis Operasional Hotel Mewah

Accor Grup menginformasikan menjadikan Singapura sebagai basisi operasional pemasaran hotel mewah.  Singapura dipilih menggantikan Paris Prancis yang menjadi basis operasinal sebelum ini.

Hal ini dilakukan untuk merespon sekaligus memanfaatkan pertumbuhan sektor perhotelan Asia Pasifik yang berkelanjutan. Chairman dan CEO Accor Asia Pasifik, Michael Issenberg, memastikan kepindahan tersebut, Senin (8/9/2014).

Menurut Issenberg, Asia Pasifik merupakan kawasan penting untuk segmen kelas mewah dan ultramewah (high end). Konsumen Asia menyumbang hampir setengah dari penjualan barang mewah global. “Kami berharap langkah ini akan membawa wawasan baru untuk unit bisnis. Accor memiliki kantor pusat di Paris, tetapi memiliki sejumlah portofolio bisnis di 92 negara,” ujar Issenberg.

Di Asia Pasifik, Accor memiliki lebih dari 170 hotel mewah dan kelas atas plus lebih dari 70 hotel dalam pengembangan. “Ini berarti bahwa Accor akan membuka, hotel mewah dan high end di Asia Pasifik setiap bulan selama lima tahun ke depan,” tandas Issenberg.

Segmen mewah dan high end Accor termasuk di dalamnya adalah merek-merek Sofitel, Pullman, MGallery, Grand Mercure dan Sebel.  China memiliki 19 hotel Sofitel dan 15 hotel Pullman, dan didapuk sebagai pasar teratas untuk merek ini di luar Eropa.

Selain  China dan India yang memimpin pertumbuhan pasar perhotelan, Indonesia, Malaysia dan Filipina juga memiliki kelas menengah makmur yang terus tumbuh seiring dengan meningkatnya pendapatan dan keinginan untuk bepergian. “Fakta itulah yang akan kami manfaatkan dalam waktu ke depan,” imbuh Issenberg. (kmp/ram)