93 Juta Generasi Milenial Alpha Butuh Panduan

93 Juta Generasi Milenial Alpha Butuh Panduan

Kresnayana Yahya. foto: arya wiraraja/enciety.co

Problem serius yang dihadapi sebagian besar masyarakat saat ini adalah melakukan transformasi. Pasalnya, masyarakat tidak bisa lagi hidup dan berusaha dengan cara-cara lama.

Hal ini disampaikan Chairperson Enciety Business Consult Kresnayana Yahya,  dalam acara Perspective Dialogue Radio Suara Surabaya, Jumat (6/12/2019).

Kresnayana mengatakan, ada 40 juta orang dan sekitar 60 persen di antaranya berusia 28 tahun ke bawah. Selain itu, setiap tahun ada 800 ribu lulusan SMA/SMK. Ada 93 juta generasi millenial alpha di Indonesia saat ini, 7-8 juta di antaranya ada di Jawa Timur.

“Artinya, tugas kita ini bagaimana menyiapkan pekerjaan yang layak bagi mereka ke depan. Namun sampai saat ini kita masih menggunakan cara belajar lama. Jelas ini tidak cocok bagi mereka dan perkembangan zaman saat ini. Di sinilah kita membutuhkan transformasi.” tegasnya.

Di sisi lain, Kresnayana menyinggung perkembangan infrastruktur di jalan tol bagi perkembangan dunia usaha. Lantas ia menyebut Jalan Tol Surabaya – Ngawi. Menurut dia, Jalan Tol ini merupakan salah satu pemicu bangkitnya perekonomian daerah.

“Contohnya Tol Surabaya – Ngawi, sampai saat ini yang audah ramai Tol Surabaya – Jombang. Perlu diketahui, setelah lulus SMA atau SMK, anak-anak kita ini tidak harus melanjutkan ke universitas, mereka bisa langsung jadi pelaku usaha. Bisa menjadi pekerja kreatif, pekerja industri yang sesuai dengan minat bidang dan keinginan mereka,” papar pria yang mendapat julukan Bapak Sratistika Indonesia itu.

Jalan tol, sambung Kresnayana, menjadi satu sarana penghubung, baik itu barang dan orang. Lewat adanya sarana atau infrastruktur tersebut, orang dapat lebih cepat berpindah, industri atau usaha juga makin berkembang, karena adanya penghubung ini tadi. (wh)