80 Persen Orang Tua Indonesia Tak Siapkan Perkembangan Bayi

80 Persen Orang Tua Indonesia Tak Siapkan Perkembangan Bayi

 

Hampir 80 persen orang tua di Indonesia tidak menyiapkan masa perkembangan bayinya. “Ini yang menyebabkan bayi tidak tumbuh kembang maksimal,” ungkap Direktur Mom and Jo Healthy, Endah Wulansari, Senin (10/3/2014)

Dia lalu mencontohkan bayi berumur 3-4 bulan, seharusnya sudah bisa mengangkat kepala dan tengkurap. Sehingga, ada baiknya orang tua melatih buah hatinya supaya bisa mengangkat kepalanya. Salah satu cara yang kini booming dilakukan ibu-ibu muda yakni olahraga bayi.

“Pakai alat bantu misalnya bola atau mainan agar anak tersebut dapat aktif menggerakkan kepalanya,” ujarnya.

Hal itu pula bisa dilakukan ketika anak berumur 7 bulan yang sudah bisa duduk. Oleh karena itu, sebelum usia 7 bulan, orang tua harus bisa membuat anak mampu menegakkan badannya. Begitu pula kala anak akan berdiri saat  umur 8 bulan. 

“Olahraga bayi dapat membuat si anak sesuai dengan tumbuh kembangnya dan juga meningkatkan percaya diri si bayi,” pungkasnya.

 Sementara, Lelie Stager, ahli massage dan olahraga baby asal Amerika Serikat, menegaskan melatih perkembangan anak sebelum masanya masih belum banyak disadari oleh orang tua.

“Bila di Amerika sudah hampir 70 persen orang tua yang sadar akan pentingnya melatih perkembangan bayi sebelum masanya,” katanya. 

Kata dia, biasanya hal tersebut dilakukan oleh orang tua di spa atau rumah sakit yang menyediakan olahraga bayi. Bahkan, ada orang tua yang memanggil trainer bayi melatih olahraga di rumah. 

Sayang, sambungnya, di Indonesia belum ada ahli medis atau terapis yang melatih olahraga bayi. Jika pun ada, pada umumnya mereka hanya trainer spa biasa atau dukun pijat bayi. Tak hanya waktu bayi sudah lahir, gerakan dan rileksasi bisa dilakukan kala hamil.

Lelie megatakan, stimulasi perkembangan bayi bisa dilakukan ketika ada di kandungan. “Perkembangan bayi bagi ibu yang mengikuti senam hamil dan sering spa hamil akan membuat janin rileks. Kebiasaan itu akan berimbas ketika mereka sudah lahir,” tutur Lelie. (wh)