75,63 Persen Korban Laka Jatim Pengendara Roda Dua

75,63 Persen Korban Laka Jatim Pengendara Roda Dua

PT Jasa Raharja (Persero) menyatakan sebagian besar atau sekitar 75,63 persen korban kecelakaan di jalan adalah pengendara roda dua. Menyikapi hal itu, Jasa Raharja Jatim semakin mengintensifkan kampanye pencegahan kecelakaan lalu lintas di jalan raya kepada masyarakat khususnya kalangan generasi muda sebagai salah satu upaya menekan jumlah korban.

Kepala Cabang PT Jasa Raharja (Persero) Jawa Timur, Armanda, di Surabaya, Jumat (9/5/2014) mengatakan, korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas) didominasi dari kalangan pelajar, mahasiswa, dan usia produktif 10-30 tahun.

“Sebagian besar atau sekitar 75,63 persen korban laka lantas adalah pengendara sepeda motor. Artinya strata ekonomi korban tergolong menengah ke bawah dan ini sangat miris,” ujarnya.

Dia menjelaskan, berdasarkan data selama periode Januari-Maret 2014, jumlah korban laka lantas di Jatim sebanyak 4.286 orang atau menurun sekitar 17,9 persen dibanding periode sama tahun lalu sejumlah 5.223 orang.

Sedangkan dana santunan yang dibayarkan PT Jasa Raharja cabang Jatim selama kuartal pertama 2014 mengalami penurunan menjadi sekitar Rp 54 miliar jika dibandingkan pada Tahun 2013 lalu yang berjumlah Rp 64 miliar atau turun 15,52 persen.

“Provinsi Jatim merupakan salah satu wilayah dengan tingkat kecelakaan lalu lintas cukup tinggi secara nasional dibanding daerah lain seperti Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Jawa Tengah,” katanya.

Secara nasional, lanjut Armanda, sekitar 12 persen dari total dana santunan kecelakaan lalu lintas dibayarkan Jasa Raharja cabang Jatim. Selain mengkampanyekan keselamatan berlalu lintas di lingkungan kampus dan lembaga pendidikan, pihak Jasa Raharja juga melakukan beberapa upaya mandiri untuk menekan angka kecelakaan, antara lain koordinasi dengan instansi terkait, pengadaan rambu darat dan laut, hingga penyelenggaraan program mudik gratis Lebaran.

Sementara itu, Kepala Humas Jasa Raharja Jatim, Totok Ery Sukamto menambahkan, saat ini, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur juga telah menjalin kerjasama dengan empat Rumah Sakit (RS) di Surabaya yakni RS. Muji Rahayu, RS Islam Ahmad Yani, RS Wijaya dan RS Wiyung Sejahtera Surabaya.

Kerjasama itu, katanya, bertujuan untuk memberikan pelayanan yang terbaik pada korban kecelakaan yang terjamin Jasa Raharja pada kesempatan pertama untuk mendapatkan pertolongan dan penanganan.

“Jasa Raharja terus memberikan dan meningkatkan upaya pelayanan pada korban laka lantas sehingga akan terkurangi beban penderitaan para korban maupun keluarganya,” tandasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, pemberian santunan kepada korban ini merupakan bagian dari tugas pokok Jasa Raharja adalah sebagai pelaksana UU 33 dan 34 yang memberikan perlindungan kepada masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas baik kecelakaan lalu lintas jalan maupun yang disebabkan oleh alat angkutan penumpang umum sesuai dengan UU 33 dan 34.

Untuk meningkatkan pelayanan kepada korban kecelakaan Jasa Raharja juga mengadakan penerbitan surat jaminan biaya perawatan dari Jasa Raharja ke Rumah Sakit sehingga korban dan keluarganya merasa tenang karena mendapatkan jaminan dari Jasa Raharja sesuai dengan UU No.33 dan 34 Tahun 1964. (ram)