7 Sekolah Surabaya Belum Siap UN Computer Based Test

7 Sekolah Belum Siap UN Computer Based Test

Sebanyak 7 sekolah dari 54 SMA dan SMK di Surabaya yang telah selesai diverifikasi dinyatakan belum siap untuk mengadakan ujian nasional dengan metode computer based test (UN CBT) pada 7 April mendatang.

Hasil tersebut diungkapkan Kepala Pendidikan Menengah (Dikmen) Sudarminto yang mengatakan bila tim Pusat Penilaian Pendidikan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI sudah menyertakan hasil verifikasinya.

“Ketujuh sekolah ini diminta oleh tim verifikasi untuk segara diperbaiki dan perlunya tambahan peralatan untuk UN tersebut,” kata Sudarminto pada wartawan di Gedung Wanita, Surabaya. Sayang, ia tanpa mau menyebutkan nama 7 sekolah tersebut, Kamis (5/3/2015).

Ia juga meminta agar pada 17 Maret ini semua sekolah yang mengadakan UN CBT agar menyiapkan semuanya. Mulai dari perlengkapan dan perangkat komputernya. Begitu juga dengan kesiapan anak didiknya untuk mengikuti tes tersebut.

Sekolah harus bisa memberikan penambahan perangkat komputer cadangan sepertiga lebih banyak dari jumlah peserta UN, jaringan internet, server, genset dan line. “Sepertiga computer cadangan itu untuk menganggantikan komputer utama yang ngadat atau bermasalah,” terus Sudarminto.

Ke-54 SMA/SMK itu juga diminta untuk segera menyiapkan tiga komponen penting dalam UN CBT. Yakni, satu orang programer komputer (progkom), teknisi komputer dan seorang pengawas. Nantinya maksimal ada 22 siswa dalam satu ruangan yang mengerjakan ujian nasional akan diawasi oleh satu pengawas.

“Dengan penyiapan-penyiapan yang dilakukan pihak sekolah akan mendukung UN CBT,” tandasnya. (wh)