600 Ribu Jiwa Penduduk Jatim Alami Kebutaan

600 Ribu Jiwa Penduduk Jatim Alami Kebutaan

Tercatat ada 600 ribu orang dari total 39 juta jiwa penduduk di Jawa Timur yang mengalami kebutaan hingga akhir tahun ini. Penyebab kebutaan terutama adalah katarak yang disebabkan penyakit diabetes, hipertensi dan ketuaan.

Kepala Rumah Sakit Mata Masyarakat (RSMM) Jawa Timur Dyah Wiryastini mengatakan kebutaan terjadi bila katarak tidak segera diobati. “Kadang orang meremehkan katarak. Padahal bila tidak diobati maka bisa buta permanen,” kata Dyah Wiryastini kepada wartawan di Surabaya, Selasa (9/12/2014).

Tingginya kebutaan juga disebabkan beberapa hal. Seperti menatap sinar matahari yang memancarkan ultraviolet terlalu lama. “Jadi kami juga ingin masyarakat menghindari hal-hal penyebab terjadinya katarak,” ujarnya.

Ditambahkannya, beberapa rumah sakit telah dimintai kesiapannya untuk dapat mengobati penyakit katarak tersebut. Mulai Rumah sakit swasta hingga milik pemerintah.

Kepala Rumah Sakit Mata Masyarakat (RSMM) Jawa Timur Dyah Wiryastini juga berharap adanya dukungan dari pihak swasta agar membantu para dokter yang bertugas.

“Dengan kerjasama semua pihak maka diharapkan tingkat kebutaaan di Jatim dapat ditekan seminimal mungkin,” pungkasnya. (wh)