6 RTG Tiba, TPS Siapkan Operasi Antisipasi Lonjakan Komoditi

 

6 RTG Tiba, TPS Siapkan Operasi Antisipasi Lonjakan Komoditi

Lonjakan komoditi diberbagai pasar menjelang pelaksanaan bulan puasa juga sudah diantisipasi oleh PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS). Salah satunya dengan menyiapkan 6 unit Rubber Tyred Gantry (RTG) baru untuk memercepat pelayanan.

Superintendent Public Relation PT TPS, Ardiansyah kemarin (9/6) menyebutkan sudah ada prediksi kenaikan komoditi. Hal ini terlihat dengan mulai menggeliatnya troughput petikemas yang mengalami kenaikan 1 persen (year to date) periode Januari-Mei.

Ardiansyah menjelaskan RTG ini bagian dari percepatan pelayanan. “Enam RTG ini bagian dari percepatan pelayanan reciving dan delivery, khususnya untuk mengantisipasi lonjakan barang tidak hanya jelang bulan puasa saja,” katanya.

Dia menambahkan posisi RTG ini masih dalam proses instalation.

Ardiansyah menyebutkan pada periode Januari-Mei ini tanda-tanda lonjakan petikemas impor sudah terlihat. Dimana pada periode Januari-Mei tercapai 554.851 TEU’s atau naik 1 persen dibanding periode tahun lalu yang tercapai 548.245 TEU’s.

TPS belum bisa memprediksi lonjakan barang menjelang puasa dan lebaran tahun ini. Tetapi kita sudah menyiapkan antisipasinya. Selain pengadaan RTG, juga sudah menambah plug reefer dari 850 unit menjadi 930 unit,” lanjutnya.

Terpisah, Public Relation M. Solech menambahkan, investasi pengadaan RTG ini senilai USD 1,7 juta per unit atau kurang lebih setara dengan Rp20 miliar (dengan kurs 1 USD= Rp11.800) per unit. Dia menyebutkan enam unit RTG ini akan ditempatkan di blok ekspor dan impor.

“Diperkirakan tanggal 18 Juni ini tiga unit sudah selesai instalasi dan tes komosioningnya. Sedangkan tiga unit lainnya, diperkirakan selesai bulan Juli nanti,” ungkap pria yang juga pelatih selam ini. Senada dengan Ardiansyah, Solech juga menegaskan pengadaan peralatan anyar ini bagian dari persiapan jelang lonjakan barang pada puasa dan lebaran.

Saat ini percepatan bongkar muat di dermaga TPS mencapai 25 box crane hour (BCH/ boks crane per jam). Sementara RTG ini mampu melayani Truck Round Time (TRT) mencapai 30 menit per truck. (wh)