6 Fakta Atur Duit Sebelum Usia 30 Tahun

6 Fakta Atur Duit Sebelum Usia 30 Tahun

Memasuki usia 30 tahun dapat menjadi bagian dari masa transisi ke dalam kehidupan finansial. Anda dituntut untuk membeli rumah, menikah dan membiayai kebutuhan anak.

Seperti dikutip dari US News, Rabu (26/3/2014), semakin dewasa seseorang, semakin banyak pula kebutuhan harus dipenuhi. Pada akhirnya, tentu saja semakin menguras lebih banyak uang.

Tak berhenti disitu. Setelah berusia di atas 30-an, Anda juga akan berhadapan dengan berbagai pilihan finansial yang rumit.

Bahkan sebuah laporan yang dirilis Pew Research Center, orang-orang yang memasuki usia 30-an seringkali menghadapi utang yang cukup besar.

Demi menghindari krisis moneter pribadi ini, berikut 6 fakta trik atur duit sebelum menginjak usia 30-an:

1. Menabung sebanyak mungkin

Saat memperoleh gaji setiap bulan, dahulukan dulu menabung uang sebanyak yang Anda bisa. Jika tidak begitu, akan banyak keperluan menyulitkan Anda untuk menyisihkan pendapatan setiap bulan. Alhasil, tak banyak uang tersimpan, bahkan Anda cenderung mengalami kekurangan.

2. Biasakan mengatur uang

Sebelum menginjak usia 30-an merupakan waktu tepat untuk membiasakan diri mengatur uang. Kebiasaan tersebut akan sangat bermanfaat secara finansial sepanjang hidup Anda. Bahkan dengan kebiasaan menyimpan uang yang baik, Anda masih bisa berlibur di hari tua nanti.

3. Prioritaskan target Anda

Dengan memulai karir di usia muda, Anda dapat mulai menyisihkan penghasilan untuk menyiapkan kebutuhan finansial di masa depan. Yang terpenting, Anda memiliki prioritas dan target yang jelas seperti membeli rumah dengan uang tabungan tersebut.

4. Diskusikan bersama pasangan

Bagi Anda yang sudah menikah, membicarakan kondisi keuangan merupakan hal penting. Apalagi jika Anda dengan pasangan sama-sama berkarir dan memiliki penghasilan pribadi.

Faktanya, banyak orang sering menghindari pembicaraan tersebut. Padahal komunikasi merupakan kunci dalam pengelolaan uang dalam suatu rumah tangga.

5. Bernegosiasi soal gaji

Sebelum berusia 30 tahun, pastikan Anda telah mengasah kemampuan pribadi dalam menegosiasikan pendapatan. Ingat, jika Anda berhasil memperoleh pendapatan dalam jumlah besar sejak usia muda, kekayaan pasti menyertai Anda di masa tua nanti.

6. Gunakan uang secara tepat

Jadilah panutan bagi keturunan Anda dalam menggunakan uang. Pastikan anak-anak Anda dapat membedakan antara kepentingan dan kebutuhan. Anda tak perlu jenius, tapi membicarakan pengelolaan keuangan di depan anak-anak saat makan malam dapat menjadi contoh yang baik. (bh)