545 CJH Asal Surabaya Berangkat ke Tanah Suci

545 CJH Asal Surabaya Berangkat ke Tanah Suci

Para CJH asal Surabaya di Convention Hall. foto:ist

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melepas keberangkatan 545 calon jamaah haji (CJH) 2022 di Gedung Convention Hall, Kamis (30/6/2022).

Eri senang CJH asal Surabaya bisa berangkat setelah tertunda dua tahun lalu. Dalam sambutannya, dia menyampaikan kepada seluruh CJH tidak lupa mendoakan Kota Pahlawan agar diberi keberkahan dan keselamatan.

“Di Tanah Suci itu tidak ada tempat yang tidak mustajabah. Setiap orang berdoa di sana tidak ada yang tidak terkabul. Sebagai pelayan umat saya menitip doa, semoga seluruh warga Kota Surabaya diberikan kebahagiaan, dijauhkan dari bencana dan segala penyakit,” kata Wali Kota Eri.

Begitu sebaliknya, Eri Cahyadi juga mendoakan para jamaah itu berangkat dan pulang selamat serta menjadi haji yang mabrur dan diterima ibadahnya. “Haji tahun ini adalah ibadah akbar, insya Allah pahalanya 70 kali lipat dan mustajabah doanya,” ujar dia.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Surabaya Pardi mengatakan, berharap CJH yang berangkat di tahun ini diberikan kelancaran dan keberkahan di dunia dan akhirat.

Sebelum memberangkatkan CJH kloter 36, ia bersama Eri sempat memberikan Kartu Kesehatan Haji Indonesia secara simbolis kepada CJH tertua Mugianto Abdul Syukur bin Kasan (65) dan termuda Alfani Matul Jannah (20) secara simbolis.

“Kami berpesan kepada para CJH bisa disiplin dalam beribadah di Madina ataupun Mekkah, karena harus sangat berhati-hati, selain negara orang juga tempat yang mustajabah ketika berbicara lisan maupun benak pribadi,” kata Pardi.

Pardi menjamin kesehatan para CJH asal Surabaya. Menurutnya, setiap kloter ada dokter dan tim medis yang siap membantu ketika ada salah satu orang jemaah mengalami sakit. Bukan hanya ada di dalam kloter, ia menyakinkan di Mekkah dan Madina juga ada tim medis yang siap melayani jemaah ketika dibutuhkan.

“Kesehatan kita juga dampingi dengan dokter dan perawat, insya Allah pemerintah kita sudah siap dan tim yang ada di sana (Mekkah dan Madina) juga siap,” pungkasnya. (wh)