40 Bu Nyai Lampung Belajar Bikin Cookies di SHS

40 Bu Nyai Lampung Belajar Bikin Cookies di SHS

Bu Nyai Lampung belajar di SHS. foto: arya wiraraja/enciety.co

Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda Surabaya kembali jadi rujukan nasional. Kali ini, giliran 40 Bu Nyai Pengasuh Pondok Pesantren Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) NU Lampung datang untuk berlajar.

Yang pertama, ke-40 Bu Nyai mengikuti pelatihan food & beverage di Surabaya Hotel School (SHS), Rabu (21/8/2019). Dengan menumpang dua bus Pemerintah Kota Surabaya, mereka hadir mulai pukul 10.00 WIB.

“Ceritanya, kami tertarik dengan program yang digagas Bu Risma (Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya). Saat Acara Silaturahmi Bu Nyai Se-Nusantara pada Juli 2019 lalu, Bu Risma bilang banyak pelaku usaha perempuan sukses di Surabaya. Lalu kami tertarik dan ingin belajar,” ucap Hj Malikhah Sa’adah Mpdi, Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI).

Di SHS, para Bu Nyai diberikan pelatihan membuat cookies dan kue basah. Dalam pelatihan itu juga dibedah beberapa resep smoothies yang menggunakan bahan buah.

“Yang diajarkan mengolah bahan-bahan sederhana menjadi produk yang berkualitas. Mudah-mudahan ketika kami kembali ke Lampung kami bisa praktik dengan memanfaatkan bahan-bahan lokal asli daerah kami,” kata Malikhah.

Dia bersama romobongan mengaku sangat antusias mengikuti program pemberdayaan ekonomi keluarga yang dirintis sejak 2010 ini. Pasalnya, di Lampung program seperti Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda belum ada.

“Kami sangat berterima kasih sekali kepada Pemerintah Kota Surabaya dan Bu Risma selaku wali kota. Di sini kami difasilitasi, diberikan pelatihan dan diberikan ilmu. Mudah-mudahan dengan ini kami dapat memajukan masyarakat di wilayah kami, khususnya pondok pesantren kami,” tegasnya. (wh)