4 Pegawai KBS Diperiksa Tim Investigasi Menhut

4 Pegawai KBS Diperiksa Tim Investigasi Menhut

Empat orang pegawai KBS diperiksa Tim Investigasi Kementerian Kehutanan (Kemenhut). Hal itu terkait dengan dugaan kuat pembunuhan Michael, singa koleksi Kebun Binatang Surabaya (KBS).

Menurut Suharyono, Kasubdit Penyidik Wilayah I Kemenhut yang juga Ketua Tim Investigasi, pemeriksaan akan dilakukan bertahap. “Untuk awal ini, kita akan periksa dua keeper, kurator dan direktur operasional,” katanya, Sabtu (11/1/2014).

Suharyono lalu menuturkan, pemeriksaan pegawai KBS dilakukan tertutup di KBS. “Soal materinya nanti bisa berkembang. “Tapi intinya pada kronologis sampai terjadinya kematian Michael,” ujarnya.

Soal berapa lama pemeriksaan pegawai KBS dilakukan, Suharyono menegaskan juga belum bisa memastikan.”Kalau memang perlu ada pengembangan, tidak menutup kemungkinan masih ada lagi yang akan diperiksa,” jelas Haryono.

Sebelumnya dilapokan, Tim Investigasi Kemenhut dan polisi sudah melakukan langkah awal untuk mengungkap kematian Michael singa koleksi KBS, dengan memeriksa kondisi kandang.

Selain itu tim investigasi gabungan juga sudah minta pendapat beberapa pakar satwa, termasuk di antaranya pemerhati satwa, yang paham dengan pola hidup satwa.

Dalam pemeriksaan awal, muncul dugaan, matinya Michael singa koleksi KBS, karena birahi sesudah melihat macan betina yang kandangnya ditempatkan persis di depan kandang Michael.

Kondisi yang ada di kandang, membuat satwa yang birahi, melakukan gerakan-gerakan untuk menarik perhatian lawan jenisnya, termasuk seperti yang terjadi pada Michael.

Datangkan Saksi Ahli

Sementara,hingga sekarang polisi masih berusaha mengungkap penyebab kematian Michael yang mati dalam kondisi tergantung di kawat pembuka pintu kandang.

Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polrestabes Surabaya AKP Ida Bagus Kade mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kemenhut yang datang ke Surabaya untuk memperdalam penyelidikan.

“Kami sudah bertemu dengan pihak Kemenhut, dan berkoordinasi. Kemenhut siap untuk membantu mendatangkan saksi ahli untuk mengungkap kematian singa KBS,” ujar AKP Kade

Dia menambahkan, pihaknya saat ini telah memeriksa 10 orang saksi pegawai KBS untuk dimintai keterangan terkait kematian singa KBS. “Sebelumnya kami memeriksa 7 orang saksi, dua diantaranya adalah dokter hewan di KBS. Dan saat ini kami memeriksa tiga orang lagi yang merupakan security yang bertugas pada malam hari sebelum kejadian,” ujarnya.

Kesimpulan sementara, cetus dia, setelah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi, singa mati karena murni kecelakaan yang terjadi di dalam kandang. “Meskipun begitu, kami masih mendalami kasus ini, hingga mendapatkan penyebab pasti kematian singa,” kata kade.

Soal hasil pemeriksaan dari lembaga kesehatan Unair, dia mengatakan sampai sekarang hasilnya belum keluar. (ss/wh)