301.312 Anak Jatim Menderita Penyakit ISPA

301.312 Anak Jatim Menderita Penyakit ISPA
foto: umar alif/enciety.co

Banyaknya industri atau pabrik yang berdiri yang berdiri di Indonesia memang sangat menguntungkan perekonomian. Namun, di balik hal tersebut, ada ancaman gangguan kesehatan, salah satunya penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut).

Penyakit ISPA ini selain mengancam kesehatan masyarakat yang bertempat tinggal dekat dengan suatu pabrik juga dapat menyerang anak-anak yang tidak menyadari polusi yang dikeluarkan industri tersebut.

Berdasarkan data dari dinas kesehatan Provinsi Jawa Timur, tercatat ada 301.312 anak di Jatim yang menderita penyakit ISPA. Dan data wilayah yang paling banyak kasus anak-anak terserang ISPA adalah Kabupaten Gresik dengan jumlah kasus mencapai 11.439 anak, Kabupaten Bojonegoro sebanyak 8.801 anak dan Sidoarjo sebanyak 8.429 anak.

 

Kasi Pemberantasan Penyakit Dinkes Jatim, Setyo Budiono berharap agar lebih meningkatkan cara agar selalu dapat sehat. Mulai dari pemenuhan gizi secara cukup dan seimbang dan terus berolahraga dan memakai masker untuk menyaring saluran pernafasan.

“Lebih diminimalkan gangguan akibat adanya polusi dari pabrik yang kini banyak bertebaran di Jatim,” kata Setyo Budiono kepada para wartawan.

Ia juga meminta kepada masyarakat untuk lebih proaktif memeriksakan dirinya dan keluarganya kepada pihak puskesmas yang dekat dengan tempat tinggalnya. Agar selalu terdata dan dapat diminimalkan penyebaran bahaya penyakit ISPA.

“Dengan lebih cepat memeriksakan diri dan memberikan pengobatan yang tepat, maka penyakit ISPA ini dapat ditekan. Juga di setiap rumah harus ada tanaman atau minimal tumbuhan agar dapat menyaring polusi dari pabrik dan asap kendaraan bermotor,” tutup dia. (wh)