25 Pelajar Asing di Surabaya Ikut Ujian Nasional

25 Pelajar Asing di Surabaya Ikut Ujian Nasional
Salah satu pelajar warga negara asing tampak serius mengikuti UNPK yang diselenggarakan di Surabaya, Selasa (14/4/2015).sumber foto: Humas Pemkot Surabaya

Ada yang menarik perhatian dalam pelaksanaan Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) di Surabaya. Ini karena ada 25 siswa dari sekolah internasional turut hadir mengikuti ujian tersebut.

Sebagian besar para siswa yang mengikuti UNPK selama tiga hari itu ternyata berasal dari berbagai negara. Di antaranya seperti China, dari Korea Selatan, Singapura, hingga siswa asal India.

Pengelola Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Surabaya, Tutik mengatakan bahwa latar belakang siswa warga negara asing mengikuti UNPK lantaran membutuhkan ijazah ujian kejar paket ini untuk dapat mendaftar kuliah di Indonesia. Sebab, ijazah sekolah dari negara asal tidak berlaku di sini.

Peserta ujian dari negara asing ini, lanjut Tutik, umumnya merupakan anak dari tenaga kerja asing yang masuk ke Indonesia. Mereka lantas mengikuti orang tuanya sekaligus kuliah di Indonesia.

“Ini karena sebagai pra-syarat mengikuti ujian, jadi para siswa ini harus memiliki paspor belajar sekaligus izin dari kedutaan besar masing-masing untuk belajar,” ungkapnya, Selasa (14/4/2015).

Sementara itu, Kepala Dindik Jatim, Saiful Rahman merespon positif minat mereka. Hal ini membuktikan, ujian kejar paket juga memiliki gengsi yang tinggi dan tidak bisa dipandang sebelah mata. Tidak hanya siswa asing yang ingin kuliah ke Indonesia, siswa dari internasional juga membutuhkan ijazah ini jika ingin melanjutkan kuliah ke luar negeri.(wh)