25 Angkot Surabaya Terjaring Razia Dinas Perhubungan

 

25 Angkot Surabaya Terjaring Razia Dinas Perhubungan

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya menggelar razia angkutan kota (angkot) di pintu masuk Terminal Joyoboyo Surabaya, Kamis (5/6/2014).

Dari hasil pemeriksaan selama satu jam berhasil menjaring 25 angkot untuk dilakukan penilangan dan lima bemo yang akhirnya diamankan. 

Kepala Seksi Penertiban Dishub Kota Surabaya Tri Wahyu Bowo mengatakan, pemeriksaan ini rutin digelar dilakukan pihaknya untuk mencegah kecelakaan di jalan raya.

“Tidak hanya surat, tetapi juga kelengkapan bemo tersebut. Seperti lampu, sein dan kaca spion,” ujar Tri Wahyu saat memberikan keterangan kepada wartawan di Surabaya.

Dengan razia ini, sambung dia, diharapkan agar sopir angkot tidak lagi mudah meminjamkan angkutannya kepada yang tidak berhak untuk menarik penumpang.

“Kadang sopir yang menggantikannya tidak memiliki ketrampilan khusus untuk mengemudikan bemo. Banyak laporan yang masuk yang mengatakan sopir bemo itu ugal-ugalan. Ini yang kami coba tekan,” ujar Tri Wahyu.

Selama ini, keberadaan angkot di Surabaya sering bermasalah. Selain tidak mengindahkan lalu lintas, banyak sopir angkot yang saling berebut penumpang saat di jalanan. Buntutnya, aksi kejar setoran itu membuat arus lalu lintas terganggu. Bahkan, tak jarang di antara mereka harus bertengkar lantaran berebut mendapat penumpang.

Selain itu, banyak angkot yang tak memperhatikan uji emisi. Sehingga asap yang dikeluarkan dari angkot yang dikendarai sering mengganggu pengguna jalan lain. (wh)