2030, Jumlah Lansia di Indonesia Capai 40 Juta Jiwa

2030, Jumlah Lansia di Indonesia Capai 40 Juta Jiwa
Chairperson Enciety Business Consult, Kresnayana Yahya saat mengisi Perspective Dialogue di Radio Suara Surabaya, Jumat (26/12/2014).

Bonus demografi yang didapatkan Indonesia pada 2025 mendatang tidak hanya dari jumlah pemuda yang membludak. Ini karena pada 2030 mendatang Indonesa juga akan mendapatkan bonus demografi, yakni bertambahnya jumlah lansia yang mencapai 40 juta jiwa.

Ini diungkapkan oleh Chairperson Enciety Business Consult, Kresnayana Yahya saat mengisi Perspective Dialogue di Radio Suara Surabaya, Jumat (26/12/2014). Menurut pakar statistika ini memprediksikan bahwa ledakan penduduk lansia ini akan menjadi beban negara jika tidak dipersiapkan dengan baik.

“Ada dua sisi ledakan penduduk yang besar. Pertama itu ledakan anak muda yang banyak, dan kedua kita harus mempersiapkna ledakan lansia. Karena lansia kita dalam 10 hingga 15 tahun lagi akan menjadi beban negara,” katanya.

Sekarang ini, lanjut Kresnayana jumlah lansia sudah di atas 17 juta orang. Artinya negara harus memikirkan setelah pensiun nanti, apakah para orang tua ini bisa bekerja, karena para lansia sebenarnya masih produktif.

“Lha, di sini masih belum ada tempat untuk orang berkarya tanpa harus membebani siapa-siapa. Padahal pengalamannya kan bisa dimanfaatkan. Di Jawa Timur saja, ada 4 juta lansia saat ini. Kita lihat di Jepang saat ini 60 persen penduduknya di atas 60 tahun. Karena ledakan ini Jepang memberlakukan perlindungan hari tua,” bebernya.

Kresnayana memprediksikan, dalam 15 tahun mendatang jumlah lansia di Indonesia akan menyamai jumlah lansia yang ada di Jepang. Tapi sayangnya sampai saat ini belum ada jaminan hari tua kepada warganya.

“Perlindungan sekarang terlalu jelek. Di tengah kemajuan ini bagaimana melakukan utility orang supaya ke depan mereka hidup dari investasi. Harusnya, apa yang terjadi saat ini di Jepang digunakan untuk merefleksi diri agar saat ledakan lansia terjadi kita lebih siap,” ujarnya.

Termasuk di antaranya kata Kresnayana meng-create PNS agar merencanakan setelah pensiun nanti akan melakukan apa. “jangan ada kata berhenti bekerja, tapi harus berhenti mengemis dan menunggu bantuan. Peran sosial ini juga sangat strategis bagi para lansia. Jadi nanti menciptakan lansia sebagai pebisnis. sudah banyak contohnya di dunia ini,” ucapnya. (wh)