2020, Papilio Hotel Surabaya Target Occupancy Naik 6 Persen

2020, Papilio Hotel Surabaya Target Occupancy Naik 6 Persen

Best Western Papilio Hotel Surabaya memiliki 226 kamar. Sepanjang 2019 nilai occupancy saat sampai akhir tahun ini di atas budget, yaitu di 70 persen.

“Hal ini dikarena kami memiliki repeater atau jaringan customer, loyal customer dan para customer baru. Dimana hal itu sangat membantu kami di tengah persaingan. Perlu diketahui saat ini makin  banyak hotel yg berdiri di Kota Surabaya,” ujar Intan Manullang, Marketing Communications Manager, Sales & Marketing Best Western Papilio Hotel Surabaya, Selasa (23/12/2019).

Terkait target tahun 2020,  ia menjelaskan jika pihaknya memasang target nilai occupancy bisa naik sekitar 6 persen dari tahun 2019.

“Kami yakin dengan peningkatan kualitas pelayanan dan kualitas fasilitas hotel kami akan semakin banyak loyal customer dan new customer yang akan memilih kami,” tegasnya lagi.

Kata dia, jaringan Best Western Papilo Hotel di Indonesia ada hotel 17 yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia seperti Bali, Batam dan Surabaya.

Menurut dia, saat ini, ada beberapa hari dimana Best Western Papilio Hotel Surabaya mengalami masa low session. Diantaranya Bulan Januari dan  Februari. Selain itu pada periode Bulan Puasa dan sekitar dua minggu setelah Hari Raya Lebaran.

“Untuk Bulan Puasa yang paling banyak adalah acara pertemuan buka bersama. Lalu untuk Hari Raya Lebaran itu biasanya kita padat alias banyak tamu, namun setelahnya itu kita longgar,” ujarnya menambahkan.

Untuk memudahkan para customer memesan layanan kamar, kata dia, saat ini Best Western Papilio Hotel Surabaya telah menerapkan Sistem Easy Booking di WhatsApp. Sistem ini diberlakukan untuk menggantikan proses reservasi sebelumnya yang cenderung lama dan ribet, belum lagi menguras pulsa para tamu yang menelpon langsung ke hotel. “Lewat berbagai invoasi yang kami lakukan ini kami optimis di 2020 target kami akan tercapai,” tegasnya. (wh)