2017, Surabaya Surplus Ruang Perkantoran

2017, Surabaya Surplus Ruang Perkantoran

Tahun 2017, Kota Surabaya telah banyak memiliki tambahan ruang kantor. Hal ini bakal berdampak pada persediaan kumulatif terdaftar.

Feri Salanto, Senior Associate Director Research Colliers International, menjelaskan, ruang perkantoran di Surabaya yang telah terisi kini mencapai angka 347.333 sqm (per meter persegi).

“Surplusnya persediaan ruang perkantoran tersebut dikarenakan setelah pada akhir 2016 sebelumnya Kota Surabaya memiliki empat gedung perkantoran baru,” ujar dia disela acara Press Lucheon Laporan Property Market di Vasa Hotel Surabaya, Senin (21/8/2017).

Menurut dia, surplusnya persediaan ruang perkantoran itu membuat angka ruang perkantoran yang telah terisi di Surabaya sangat menurun tajam. Hal itu dikarenakan adanya tambahan yang besar pada pasokan ruang perkantoran yang ada.

“Dalam upaya untuk meningkatkan penyerapan properti ruang perkantoran, ada satu gedung perkantoran primer yang telah menyesuaikan harga sewa dasarnya ke level sewa bawah,” tegas lagi.

Langkah ini, imbuh Feri, secara tidak langsung sangat berpengaruh pada harga sewa rata-rata menjadi Rp 134.325 per meter persegi per bulan. Dengan kata lain turun sekitar 4,1 persen dibanding pada tahun sebelumnya (yoy).

“Langkah ini ada efek positif dan negatifnya bagi perkembangan dunia bisnis properti,” tambah Feri.

2017, Surabaya Surplus Ruang Perkantoran

Di sisi lain, kata dia, proyek perluasan sebuah pusat perbelanjaan di Surabaya Barat dimulai. Pembangunan yang dimulai selama semester pertama 2017 itu memberikan kontribusi tambahan pasokan eceran besar 86.495 meter persegi. Hal ini membawa pasokan ritel kumulatif Surabaya sampai 1.054.303 meter persegi.

“Ruang ritel tambahan yang lebih besar ini menyebabkan hunian rata-rata menurun 5,8 persen dibading pada kuartal sebelumnya (qoq) menjadi 76,9 persen. Di sisi lain, pusat perbelanjaan baru yang telah beroperasi membantu meningkatkan rata-rata meminta uang sewa di Surabaya menjadi Rp 471.601 per meter persegi per bulan pada tahun 2017 untuk kenaikan dari 7 persen year-to-date (ytd),” ujarnya. (wh)