2016, Intel Prediksi Tak Ada Lagi Kesenjangan Digital di Asteng

intel

Intel memprediksi bahwa kesenjangan digital di masyarakat khususnya di Asia Tenggara akan mulai menghilang pada 2016. Hal itu ditandai dengan harga perangkat teknologi informasi dan komunikasi yang semakin terjangkau.

Managing Director of Intel Southeast Asia Prakash Mallya mengatakan, menjadi jembatan kesenjangan digital di Asia Tenggara adalah salah satu tujuan yang Intel.  ”Kami sudah membahasnya dalam waktu yang lama. Ketika memasuki tahun 2016 ini, kami merasa gembira bahwa hal itu kini menjadi kenyataan,” katanya dalam keterangan tertulisnya,  Rabu (3/2/2016).

Dia menerangkan, beberapa tahun yang lalu, teknologi komputasi belum terjangkau. iPhone dan tablet belum ada.  Harga Personal Computer (PC) pun setara dengan pendapatan gaji rata-rata untuk beberapa bulan, terutama bagi seseorang yang tinggal di sebuah kota kecil di Indonesia atau Vietnam.

Namun, saat ini penggunaan internet turut mendorong terjadinya peningkatan yang tajam pada penetrasi perangkat telepon. Feature phones, smartphones, dan tablet mini memberikan konsumen akses teknologi dengan harga yang jauh lebih terjangkau.

Kualitas konektivitas 3G di Asia Tenggara juga terus membaik dengan biaya yang semakin rendah. ”Ini telah mengubah keterjangkauan secara dinamis,” terangnya.

Setiap orang, lanjut dia, kini hanya mencari satu perangkat yang dapat melakukan segalanya. Tidak lagi satu perangkat untuk browsing internet dan perangkat lainnya untuk panggilan telepon.  ”Itulah tren utama dan saya berharap banyak dari mitra Intel lokal seperti Advan dan Evercoss di Indonesia, Cherry Mobile di Filipina, dan I-Mobile di Thailand untuk memiliki tahun yang lebih berjaya dengan perangkat mereka di tahun 2016 ini,” ucapnya.

Dia menambahkan, yang menjadi tantangan terbesar saat ini adalah mendidik masyarakat tentang potensi teknologi, terutama pada PC agar mereka dapat berinovasi dan memecahkan masalah kehidupan.  ”Di Intel, kami berusaha memberikan inspirasi kepada generasi muda untuk membuat konten dan menciptakan aplikasi. Teknologi keren seperti RealSense, Curie, dan Galileo dapat memberikan ide-ide dan startup baru. Termasuk untuk bidang pendidikan, hiburan, keamanan industri, hingga perangkat Internet of Things (IoT),” terangnya.

“Mereka dapat merebut kemampuan baru yang menarik dan benar-benar memulainya dengan melewati pesaing mereka, dan pada tahun 2016 ini, saya yakin bahwa akan banyak kejadian besar,” tutupnya. (ram)