2016, Fast Moving Consumer Goods Tumbuh 18 Persen

2016, Fast Moving Consumer Goods Tumbuh 18 Persen

Kresnayana Yahya. foto: arya wiraraja/enciety.co

Menjelang tutup tahun 2016, pertumbuhan ekonomi makro Indonesia tercatat mencapai 5,1 persen. Yang sangat mencolok dari pertumbuhan perekonomian nasional adalah sektor fast moving consumer goods yang di dalamnya terdapat beberapa barang kebutuhan seperti, makanan, minuman, pakaian, dan barang elektronik.

Chairperson Enciety Business Consult Kresnayana Yahya menuturkan, dalam sektor fast moving consumer goods ini, pada tahun 2016, rata-rata tumbuh sekitar 17-18 persen.

“Perlu diketahui, dengan meningkatnya sektor tersebut, secara tidak sadar pengeluaran masyarakat kita pada tahun 2016 ini meningkat kurang lebih mencapai lima persen,” ujar dia saat menjadi pembicara dalam acara Perspective Dialogue di Radio Suara Surabaya, Jumat (30/12/2016).

Kresnayana menuturkan, secara tidak langsung dengan fakta meningkatnya jumlah konsumsi masyarakat, hal itu merupakan sebuah sinyal positif bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan usahanya, terlebih di tahun 2017 mendatang.

“Beberapa waktu terakhir, ada sebagian pelaku usaha yang mengeluh akan perkembangan usahanya. Namun, jika bercermin dari meningkatnya angka konsumsi masyarakat tersebut, dapat disimpulkan jika tahun 2016 dunia usaha mengalami perkembangan jika dibanding pada tahun 2015 lalu,” ulas Kresnayana yang juga pakar statistika ITS itu.

Pada tahun 2015, sambung Kresnayana, nilai inflasi nasional kita berada di atas angka 3 persen. Namun, pada tahun 2016 ini, angka tersebut turun menjadi sekitar 3 persen.

“Dari hasil nilai inflasi yang turun tersebut, dapat disimpulkan jika nilai uang kita pada tahun 2016 makin berharga ketimbang tahun 2015. Lantas, yang lebih penting lagi, hal-hal tersebut juga menjadi pemandu kita untuk dapat optimistis menatap perkembangan positif perekonomian nasional 2017 mendatang,” tutur Kresnayana. (wh)