2 Bos Djarum Masih yang Terkaya di Indonesia versi Forbes

2 Bos Djarum Masih yang Terkaya di Indonesia versi Forbes

 

Bos Djarum R Budi Hartono tetap menyandang status orang terkaya di Indonesia kendati mencatatkan penurunan kekayaan sebesar 900 juta dolar AS dalam 12 bulan terakhir. Saat ini, dia tercatat memiliki kekayaan sebesar 7,6 miliar dolar AS.

Dia pun tercatat sebagai orang terkaya ke 173 di dunia dalam daftar The World Billionaires yang dirilis Forbes, Selasa (4/3/2013).

Bersama saudaranya, Michael Hartono yang menempati posisi orang terkaya kedua di RI dengan kekayaan 7,3 miliar dolar AS, mereka menjadi pemilik bank swasta terbesar di Indonesia, PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Michael pun tercatat sebagai orang terkaya ke-184 di dunia.

Anak tertua Budi, Armand menjadi direktur di bank tersebut sejak 2009. Sementara anaknya yang lain, Martin, fokus di bisnis internet. Seperti yang diketahui, BBC mencatatkan laba bersih  sebesar Rp10,4 triliun pada kuartal III-2013, naik 25,2 persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 8,3 triliun.

Ditambah BCA pada 2013, kembali meraih penghargaan “Fabulous 50” versi Forbes Asia. Tidak hanya itu, BCA pun menjadi satu-satunya perusahaan di Indonesia yang menerima penghargaan dari 1220 perusahaan di Asia.

Lalu, apa saja kekayaan kedua saudara Hartono tersebut, aset kekayaannya antara lain, kepemilikan 25 persen saham BCA dan memiliki 26 persen PT Sarana Menara Nusantara Tbk, operator menara telekomunikasi. Dirinya juga merupakan pemiliki perusahaan rokok terbesar ketiga di Indonesia, Djarum.

Perusahaan berbasis di Kudus, Jawa Tengah ini, memberikan kontribusi penjualan sekira 19 persen dari 303 miliar batang rokok di Indonesia pada 2012. Rudi dan Michael juga pemilik pusat perbelanjaan Grand Indonesia, Hotel Kempinski dan Menara BCA, gedung perkantoran kelas premium, di Jakarta.

Valuasi aset properti berdasarkan taksiran sewa bulanan rata-rata Menara BCA sebesar 42 dolar AS per meter persegi, tingkat rata-rata estimasi Grand Indonesia sebesar D70 dolar AS per meter persegi dan rata-rata tertimbang Hotel Kempinski sebesar 394 dolar AS per malam. Hartono bersaudara pun menghabiskan sekira 40 juta dolar AS untuk bisnis properti.

Duo bersaudara pemilik Grup Djarum kembali didaulat menjadi orang terkaya di Indonesia versi The World Billionaires yang dirilis Forbes.

Berikut daftar orang terkaya di Indonesia yang masuk daftar prestisius tersebut, Selasa (4/2/2014).

1. R Budi Hartono, kekayaan 7,6 miliar dolar AS, dari sektor bank dan rokok.
2. Michael Hartono, kekayaan 7,3 miliar dolar AS, dari bank dan rokok.
3. Chairul Tanjung, kekayaan 4 miliar dolar AS, dari berbagai bisnisnya.
4. Sri Prakash Lohia, kekayaan 3,5 miliar dolar AS, dari poliester.
5. Peter Sondakh, kekayaan 2,8 miliar dolar AS, dari berbagai bisnisnya.

6. Mochtar Riady, kekayaan 2,5 miliar dolar AS, dari berbagai bisnisnya.
7. Sukanto Tanoto, kekayaan 2,1 miliar, dari berbagai bisnisnya.
8. Bachtiar Karim, kekayaan 2 miliar, dari manufaktur.
9. Theodore Rachmat, kekayaan 1,85 miliar dolar AS, dari berbagai bisnisnya.
10. Tahir, kekayaan 1,85 miliar dolar AS, dari berbagai bisnisnya.

11. Murdaya Poo, kekayaan 1,75 miliar dolar AS, dari berbagai bisnisnya.
12. Martua Sitorus, kekayaan 1,7 miliardolar AS , dari CPO.
13. Achmad Hamami, kekayaan 1,6 miliar dolar AS, dari alat berat.
14. Ciputra, kekayaan 1,3 miliar dolar AS, dari real estat.
15. Low Tuck Kwong, kekayaan 1,3 miliar dolar AS, dari batu bara.

16. Edwin Soeryadjaya, kekayaan 1,2 miliar dolar AS, dari batu bara dan investasi lainnya.
17. Hary Tanoesoedibjo, kekayaan 1,2 miliar, dari media.
18. Harjo Sutanti, kekayaan 1,1 miliar dolar AS, dari soncumer godos.
19. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono, kekayaan 1 miliar dolar AS, dari CPO.

(bh)