19 TKI asal Jatim Terancan Hukuman Mati

19 TKI asal Jatim Terancan Hukuman Mati
Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk) Provinsi Jawa Timur Edi Purwinarto

Ada kabar yang tidak mengenakkan bagi pemerintah provinsi Jawa Timur dan Indonesia pada khususnya. Ini setelah 19 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari Jatim sedang menjalani proses hukum dari Malaysia dan Arab Saudi dan terancam hukuman mati.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk) Provinsi Jawa Timur Edi Purwinarto membenarkan bila ada 19 TKI yang terancam kehilangan nyawa.

“Mereka (TKI red) itu sedang menjalani hukuman karena melakukan perbuatan criminal di kedua Negara tersebut,” kata Edi Purwinarto.

Para TKI tersebut dari data yang dimiliki Disnakertransduk Jatim berasal dari Kabupaten Madura yaitu kecamatan Bangkalan, kecamatan Sampang, kecamatan Sumenep dan kecamatan Pamekasan. Juga TKI yang bermasalah tersebut berasal dari kabupaten Jember.

“Sebagian diantaranya sudah dipulangkan ke daerah asal karena dokumen yang tidak resmi,” tuturnya.

Edi Purwinarto sendiri pihaknya telah berupaya secara keras agar para TKI yang terancam hukuman mati bisa lolos dari sanksi yang diterima. “Kami minta agar semua masyarakat mendoakan agar para TKI tersebut dapat kembali dengan selamat,” papar dia. (wh)