12,5 Persen Penduduk Kaya Terima Raskin

 

12,5 Persen Penduduk Kaya Terima Raskin

Pemerintah mempertegas sistem penyalurkan dan distribusi beras bagi masyarakat miskin (Raskin). Sebab masih banyak penerima beras raskin yang tidak tepat sasaran. Dimana ada 12,5 persen penduduk kaya yang masih menerima.

Hal ini yang menyebabkan jatah raskin terpangkas dari 15 kg per bulan harus menjadi 4 kg. “Kasus seperti ini di Jawa Timur masih banyak. Penerima yang berhak tidak menerima sesuai dengan ketentuan,” kata Deputi Bidang Koordinasi Perlindungan Sosial dan Perumahan Rakyat, Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat RI, Chazali Situmorang dalam acara Konferensi Pers Sosialisasi Program Raskin 2014 di Mercure Surabaya, Selasa (10/6/2014).

Untuk meminimalisasi tingkat penyelewengan dan ketidaktepatan sasaran, pembagian raskin untuk 15.530.897 Rumah Tangga Sasaran (RTS) diberi Kartu Perlindungan Sosial (KPS) atau penggantinya. Dengan demikian sasaran menyalurkan raskin tidak keliru.

Program ini disebabkan kebutuhan warga miskin tentang kebutuhan beras menduduki urutan teratas pengeluaran. Hal ini kerap menimbulkan gejolak pada komoditas tersebut.

“Secara umum kontribusi pengeluaran untuk konsumsi beras di Indonesia di kisaran 5 persen, untuk keluarga miskin ini bisa mencapai 30 persen,” ujarnya.

Untuk itu, raskin tetap diberikan kepada 2.857.469 RTS di Jawa Timur dengan alokasi sebesar 15 kg per bulan per RTS. “Ada dua tujuan dalam penyaluran raskin. Pertama untuk meringankan beban masyarakat miskin penerima manfaat dan kedua untuk stabilisasi harga beras,” papar dia.

Meski telah diatur secara baik, ditingkat pelaksanaan lapangan masih ada penyelewengan penyaluran anggaran sebesar Rp 6 triliun. Fakta penyelewengan ini telah ditemukan pemerintah. Tetapi, pemerintah sulit untuk menindak, karena kasus-kasus yang muncul rata-rata bagi rata antar penerima beras.

“Persoalan yang sering ditemukan adalah bagi rata antar penerima raskin. Penerima seharusnye menerima 15 kg dengan harga Rp1600, mereka hanya menerima 4 kg,” ungkapnya. (wh)