Mulai 12 Januari, Ekspor Mineral Mentah Dilarang

Mulai 12 Januari, Ekspor Mineral Mentah Dilarang
Bambang Brodjonegoro, Wakil Menteri Keuangan

Pemerintah akan melarang ekspor menjual mineral mentah ke luar negeri mulai 12 Januari. Kebijakan ini dilakukan karena Pemerintah menjalankan salah satu amanat UU Nomor 4/2009 Tentang Mineral dan Batubara (Minerba).

“Kementerian Keuangan sudah menginstruksikan seluruh Kantor Wilayah Bea Cukai untuk menutup jalur ekspor bahan mineral mentah. Tepat mulai pukul 00.00 tanggal 12 Januari, Bea Cukai tidak lagi mengizinkan semua ekspor mineral mentah,” ujar Wakil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro.

Masalah kabar adanya pengecualian terhadap pengusaha pertambangan tertentu agar tetap bisa mengekspor mineral mentah, Bambang enggan menjelaskan. Menurutnya, masalah ini akan terselesaikan setelah pemerintah merevisi sejumlah aturan turunan UU 4/2009. Aturan turunan itu antara lain Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 20/ 2013 tentang peningkatan nilai tambah bahan mineral. Lalu, PP Nomor 23/2010 tentang kegiatan usaha pertambangan mineral dan batubara.

Bambang merahasiakan hasil revisi dua beleid itu. Menteri ESDM, Jero Wacik, yang mengikuti rapat di Kemkeu, Jumat (10/1) pun enggan membeberkan revisi itu.

Jawaban datang dari Menteri Keuangan Chatib Basri. Menurutnya, larangan ekspor mentah pasti berlaku, tapi eksportir tak perlu takut. Soalnya, dengan larangan ini bukan berarti pengusaha harus mengekspor mineral olahan. “Tapi cukup ada prosesnya (pengolahan), sehingga ada gradasi kandungan mineral,” ujar Chatib.

Dengan gradasi kadar kemurnian bahan mineral, Kemkeu akan memberlakukan bea keluar untuk masing-masing produk minerba. Kemungkinan, semakin rendah kadar kemurnian bahan mineral, semakin rendah pula bea keluar yang harus dibayarkan eksportir dan sebaliknya.

Untuk diketahui, larangan ekspor mineral mentah sempat menjadi polemik. Apalagi, ada kabar seperti pertambangan raksasa seperti Newmont dan Freeport yang mendapat keringanan dengan tetap boleh mengekspor mineral mentah.(wh)